Jelang Akhir Tahun 2018, Penjualan Sepeda Motor Masih Positif

Penjualan Sepeda Motor Masih Stabil ā€“ Meski alami penurunan sejak pertengahan tahun 2017 lalu, tampaknya pasar otomotif roda dua dalam negeri kembali menunjukkan tren positif, khususnya jelang akhir tahun 2018 ini. Hal tersebut bukan tanpa sebab mengingat jika melihat jumlah pengiriman sepeda motor Januari-Oktober 2018 tercatat alami kenaikan 8,39 persen, dibanding dengan periode yang sama tahun 2017 lalu.

Tak hanya itu saja, bahkan lima merek yang berada di dalam Asosiasi Industri Sepedamotor Indonesia (AISI), perolehannya sudah mencapai angka yang cukup signifikan. Dimana, jumlah keseluruhan atau totalnya mencapai angka 5.332.564 unit.

Penjualan Sepeda Motor Masih Stabil

Walaupun memang benar peningkatan jumlah penjualannya belum menyentuh dua digit, tahun 2018 ini jauh lebih bagus dibanding 2016 ke 2017, yang hasilnya negatif 0,06 persen.

Dengan fakta tersebut maka hal ini akan memberikan dorongan maksimum pada realisasi untuk menuju target 6,2 juta unit yang kemungkinan besar bakal tercapai. Khususnya untuk pengiriman di pasar domestik Indonesia.

Tentu saja, dengan adanya peningkatan tren positif dari penjualan sepeda motor ini maka tak ayal jika dominasi motor di Indonesia masih bisa terdongkrak. Terutama di segmen skutik yang kini terus mengalami kenaikan penjualan secara perlahan.

Sementara itu, jika melihat papan peringkatnya, tampaknya model motor buatan Honda, masih menduduki takhta tertinggi dengan perolehan selama sepuluh bulan di 2018 mencapai 3.993.467 unit. Bahkan, bisa dibilang juga jika dominasi pasarnya sendiri sangat absolut, berada di angka 74,89 persen.

Sedangkan yang berada di posisi ke dua ditempati pesaing kuatnya, yaitu Yamaha yang memperoleh catatan penjualan sebanyak 1.199.372 unit. Dengan kata lain, hanya memperoleh pangsa pasar 22,49 persen, di mana jaraknya cukup jauh dibanding sang pemimpin pasar, Honda.

Kemudian, untuk posisi ke tiga di belakangnya ada Suzuki yang berhasil menempati posisi yang terbilang masih cukup aman. Pasalnya, pabrika berlogo huruf ā€œSā€ ini memperoleh 71.456 unit (1,34 persen). Lalu pada ke empat dan ke lima disusul oleh Kawasaki 67.976 unit (1,27 persen) dan TVS 293 unit (0,005 persen).

Top