Mengecewakan! Uji Tabrak Jeep Wrangler Hanya Raih Bintang 1

Uji Tabrak Jeep Wrangler Cuma Dapat Bintang 1 – Tak cukup hanya tampilan dan performa saja, tingkat keselamatan mobil tentu juga bakal mendapat perhatian serius. Semakin tinggi tingkat keamanannya maka akan semakin menarik konsumen mengingat fitur keselamatan yang mumpuni akan membuat penumpangnya merasa aman. Namun, sayangnya untuk soal keamanan, salah satu mobil premium off road, Wrangler harus menerima nilai keselamatan rendah.

Bukan tanpa alasan mengingat dari Euro NCAP (New Car Assessment Programme) belum lama ini telah mengumumkan hasil uji Jeep Wrangler. Varian dipilih badan pengujian kendaraan independen adalah Sahara 4 pintu (Unlimited).

Uji Tabrak Jeep Wrangler Cuma Dapat Bintang 1

Uji tabrak ini dilakukan dengan 4 metode. Namun, sayangnya setelah melakukan serangkaian uji coba, mobil berbobot 2.089 kg itu hanya mendapat nilai satu bintang. Hal itu tampaknya juga tak lepas dari dominasi kurangnya perlindungan terhadap pejalan kaki dan fitur keselamatan berkendara.

Tak hanya itu, rendahnya nilai keselamatan juga tak lepas dari minimnya teknologi fitur yang diusung. Fitur pengingat sabuk pengaman seluruh penumpang, pretensioner, load-limiter dan speed assistance sudah ada. Tetapi Wrangler Sahara tak memiliki lane assist system maupun pengereman darurat yang umumnya ada pada mobil pesaing. Poin yang diraih Wrangler untuk orang dewasa 50%, anak 69%, perlindungan pejalan kaki 49% dan safety assist 32%.

Sementara itu di satu sisi, pada saat dilakukan tes uji tabrak depan sisi pengemudi dengan kecepatan 64 km/jam, ditemukan kerusakan berat yang menyebabkan cedera, khususnya pengemudi. Dilaporkan bahwa dalam uji tabrak tersebut, dada pengemudi mengalami benturan cukup keras, meskipun sudah dilindungi kantung udara. Begitu pun bagian kaki, meski tingkat cederanya tak separah dada.

Sedangkan untuk hasil uji tabrak dari sisi samping, hasilnya tergolong sangat baik bagi pengemudi. Kantung udara samping untuk kepala dan dada mampu melindungi secara maksimal. Sayangnya raihan baik tak berlaku untuk anak yang duduk di belakang. Bukan tanpa alasan mengingat kepala anak terbentur interior kabin. Sehingga Euro NCAP memberikan nilai tipis.

Selain itu, ketika melakukan uji whiplash, Wrangler mampu meraih prestasi bagus. Whiplash sendiri merupakan kondisi leher mengalami perenggangan secara tiba-tiba akibat terentak keras.

Dengan seluruh laporan hasil uji tabrak tersebut, tentu menjadi satu poin yang cukup mengecewakan. Khususnya, para penumpang yang mengedepankan sisi keselamatan maupun keamanan dalam berkendara.

Top