Xpander Siap Hadang Avanza-Xenia Facelift

Mitsubishi Tak Terpengaruh Avanza-Xenia Facelift – Pertarungan antar produsen mobil di segmen Low MPV tampaknya bakal seru. Bahkan, kini Avanza-Xenia Facelift pun digadang-gadang bakal siap hadir di tahun 2019 mendatang untuk melawan dominasi Xpander.

Meski begitu, tampaknya pihak Mitsubishi Indonesia rupanya sudah siap menghadang laju Toyota Avanza, dan Daihatsu Xenia model terbaru yang dijadwalkan meluncur pada awal 2019 itu. Tentu saja, hal ini akan semakin memberikan banyak pilihan kepada para konsumen dengan melihat keunggulan dari setiap mobil yang diproduksi, baik Xpander maupun Avanza-Xenia Facelift.

Mitsubishi Tak Terpengaruh Avanza Xenia Facelift

Tak hanya itu saja, bahkan Mitsubishi pun kabarnya sudah mempersiapkan strategi jitu untuk melawan pesaing beratnya itu. Akan tetapi, hanya saja saat ini masih belum bisa diinformasikan sekarang. Yang jelas bahwa nantinya strategi tersebut, seperti dijelaskan Head of Sales & Marketing Group Mitsubishi Motors Krama Yudha Sales Indonesia (MMKSI) Imam Choeru Cahya, agar konsumen tetap memilih Xpander sebagai mobil idamannya.

“Tentunya kami sudah siapkan strategi untuk antisipasi. Paling utama adalah bagaimana membuat konsumen kami bisa dilayani dengan baik dan juga memberikan produk berkualitas bagus,” ujar Imam di kawasan Bandara Soekarno Hatta, Tangerang pada Selasa (11/12/2018).

Tak sampai di situ saja, strategi yang akan dilakukan oleh pabrikan berlogo berlian ini juga sebagai bentuk upaya mempertahankan dominasinya di pasar Low MPV Indonesia. Hal itu tak lepas dari hasil penjualan yang diraihnya sejak pertama diluncurkan pada Agustus 2017, hingga September 2019 yang mana jumlah pemesanan Xpander kurang lebih sudah mencapai 115.000 unit. Jumlah tersebut, seiring berjalan waktu juga dipastikan terus bertambah.

“Sekarang kami fokus juga memenuhi permintaan konsumen yang belum bisa menerima Xpander,” kata Imam.

Meski begitu namun saat ini para konsumen yang memesan harus menunggu antrian. Selain itu, para konsumen yang belum menerima Xpander, kata Imam sekitar 12.000-an unit. Dia optimistis dalam waktu satu hingga satu bulan setengah bisa terpenuhi.

“Setelah itu kita siapkan lagi strategi lain untuk terus menignkatkan penjualan Xpander, termasuk salah satunya fokus ke konsumen fleet,” ucap dia.

Top