Pesanan Super Cub 125 Antri Sampai Akhir Tahun 2019

Data Pesanan Super Cub 125 Antri hingga Akhir Tahun – Tak hanya motor sport atau skutik saja, bahkan motor bebek bergaya klasik seperti Honda Super Cub 125 pun masih memiliki pangsa pasar yang tergolong tinggi di Indonesia. Sebagaimana kita tahu bahwa PT Astra Honda Motor (AHM) secara resmi meluncurkan Honda Super Cub C125 di Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2018, yang berlangsung di ICE, BSD, Tangerang Selatan.

Walaupun terkesan kuno dan klasik namun hal itulah yang membuat Honda Super Cub C125 ini masih diminati konsumen. Hal itu juga tak lepas dari tetap mengusung fitur dan gaya modern di motor sehingga tak heran jika motor klasik ini dibanderol mahal hingga Rp 55 juta.

Data Pesanan Super Cub 125 Antri Hingga Akhir Tahun

Di sisi lain, meskipun berstatus impor, motor pabrikan otomotif Jepang tersebut masih berstatus inden hingga saat ini. Bukan sekedar isu semata tapi hal itu diungkapkan langsung Chief Marketing Officer PT Wahana Makmur Sejati, Edi Setiawan di Gunung Sahari, Jakarta Pusat.

“Kalau SPK saya enggak terlalu hafal, karena nambah terus tiap harinya. Tapi kalau enggak salah, Forza 300 unit, dari IMOS. Super Cub enggak banyak paling 100,” kata Edi pada Rabu 16 Oktober 2019.

Sementara itu di satu sisi, ketika disinggung inden Super Cub C125 hingga akhir tahun 2019, Edi juga membenarkan hal tersebut. Dimana, ia sendiri juga menyebut bahwa banyaknya jumlah pemesanan yang masuk tidak sesuai dengan jumlah kuota impor yang ada saat ini.

“Super Cub itukan barangnya retro, jadi orang yang punya histori pasti beli. Inden Forza lebih dari 6 bulan. Iya, kalau distribusinya cuma segitu kapan mau selesainya (inden Super Cub hingga akhir tahun),” ujar Edi.

Tak sampai di situ saja, bahkan Edi pun juga memberikan komentar terkait konsumen yang membli motor bergaya klasik ini. Dimana, Edi juga menyebut, pembeli Forza yang telah terpenuhi tidak lebih dari 20 unit dan Super Cup hanya 9 unit.

“Kayaknya sedikit banget yang baru diterima satu base. Satu base C125 9-10 unit belum masuk lagi, Forza kurang dari 20 unit,” tuturnya.