Isuzu Tunda Pembaruan Panther, Ada Apa ya?

Panther Generasi Terbaru Gagal Diluncurkan – Di tengah ramainya pasar Low MPV, salah satu pabrikan asal Jepang, yaitu Isuzu memilih untuk tidak mewujudkan model terbaru dari Panther. Tentu saja, hal ini sedikitnya membuat para fans sedikit kecewa. Bukan tanpa alasan mengingat sebelumnya pihak Isuzu sempat membuat konsep desain generasi terbaru Panther pada 2016 silam.

Salah satu hal yang membuat Isuzu tunda peluncuran Panther generasi terbaru tak lain dikarenakan angka penjualan generasi ke tiga Panther yang sampai detik ini terus menurun. Tahun lalu hanya mengantongi 950 unit saja. Merosot sebesar 17,2 persen dari perolehan 2017. Isuzu tidak lagi melihat peluang yang besar pada kelas medium MPV.

Panther Generasi Terbaru Gagal Diluncurkan

Pihak Isuzu sendiri pun juga punya penilaian tersendiri. Dimana, menurutnya minat masyarakat cenderung pada low MPV dan SUV. Sementara Isuzu hanya punya MU-X dan D-Max yang bertahan di pasar itu. Jadi Panther generasi baru yang sempat digaungkan harus batal.

“Sebetulnya kami pernah punya blueprint dan desain gambar Panther baru pada 2016. Namun belakangan, tren medium MPV turun terus. Sekarang bahkan beralih ke SUV dan low MPV yang berkembang. Maka secara alami, penjualan Panther turun,” terang Attias Asril, GM Marketing Division Isuzu Indonesia, usai merilis Giga tractor head di Senayan.

Titik nadir Panther pun diprediksi tinggal beberapa tahun saja. Sebab Panther yang kini masih Euro 2 harus terganjal regulasi. Pemerintah mencanangkan Euro 4 diesel berlaku pada 2021.

“Dua poin ini yang kami pertimbangkan. Tren pasar dan regulasi. Kalau dengan mesin baru dan market MPV cenderung turun, jujur akan berat. Soalnya sudah pasti butuh investasi yang tinggi sekali. Kalau direalisasikan (model baru, Red) kasarnya harga Panther bisa di atas SUV. Jadi sangat tidak visible dengan situasi yang akan kami hadapi,” tambah Asril.

Terkait dengan hal itu, tampaknya pihak Isuzu tahu diri menghadapi kondisi pasar. Tentunya, pada tahun 2019 ini, perusahaan menurunkan target penjualan retail Panther. Yang mana dari 2.078 unit termasuk tambahan dari model pikap, menjadi 1.700 unit pada 2019. Mau tak mau, Panther tinggal menunggu waktu saja berakhir di Indonesia.

Top