Pesanan Membludak, Yamaha Kewalahan Produksi XMax

Pesanan Yamaha XMax Kian Membludak – Hadir secara resmi pada tahun 2016 silam oleh PT Yamaha Indonesia Motor Manufacturing (YIMM), Yamaha XMax terbilang menjadi salah satu skutik premium yang sukses menarik minat konsumen Tanah Air. Bahkan, pasarnya juga kini sudah meluas hingga ke mancanegara.

Namun, hanya saja banyaknya pesanan atau tingginya minat konsumen terhadap XMax ini, tampaknya bagi pabrikan asal Jepang tersebut terlalu kebanyakan. Bukan tanpa alasan mengingat bagi Yamaha Indonesia, kemampuan untuk mengakomodir permintaan XMax untuk pasar nasional tak sebanding dengan banyaknya permintaan konsumen.

Pesanan Yamaha XMax Kian Membludak

“Yamaha XMax itu saat ini (stoknya) shortage, kekurangan barang dan kapasitas produksi terbatas,” kata Dyonisius Beti yang mana selaku Executive Vice President PT YIMM, usai peluncuran MT-15 dan MX King 150 di Jakarta.

Di sisi lain, pihak Yamaha Indonesia juga memang tidak memerinci berapa jumlah pesanan saat ini. Berapa selisihnya dengan kapasitas pabrik pun tak dideskripsikan. Padahal, angka ini bisa menggambarkan kondisi ketimpangan permintaan yang dimaksud.

“XMax (pasar domestik) setiap bulan hanya produksi sekitar 1.000 unit. Ekspor jauh lebih besar, karena itu untuk kebutuhan seluruh dunia, Amerika, Eropa, Jepang,” tutur Dyon.

Jumlah keseluruhan ini memang menjadi salah satu bentuk atau wujud dari representatif dengan data Asosiasi Industri Sepeda Motor Indonesia (AISI) medio 2018, yang menunjukkan penjualan di level tersebut.

Dimana, menurutu keterangannya, Dyon memberikan penjelasan secara terperinci yang menyebut jika permintaan ekspor Yamaha XMax yang lebih tinggi ketimbang di domestik.

“Sekitar 3 ribu sampai 4 ribu unit sebulan, tergantung negaranya. Demand-nya kami belum tahu, karena di luar negeri XMax masih paling murah,” jelasnya.

Terlepas dari itu, sebagai tambahan informasi saja bahwa pabrik YIMM yang berada di Pulo Jahe, Cakung Jakarta Timur, memang jadi satu-satunya fasilitas yang memproduksi XMax di seluruh Dunia. Berkat ekspor XMax, produsen asal Jepang yang berlogo garpu tala itu pun sukses membukukan pengapalan ke-1,5 juta unit, beberapa waktu lalu.

Di samping itu, guna menjaga keseimbangan permintaan dan pemantauan data yang lebih spesifik, Yamaha pun sejak awal menerapkan metode pemesanan online.

Top