Glory 580 Buatan Indonesia Mulai Diekspor

DFSK Mulai Jual Glory 580 ke Pasar Asia – Tak hanya pabrikan asal Jepang saja, bahkan salah satu pabrikan otomotif baru dari Tiongkok, agaknya sudah memiliki pangsa pasar yang cukup kuat, salah satunya yaitu DFSK. Bahkan, produsen asal Cina ini sudah memiliki pabrik di Indonesia yang juga kini mulai memproduksi mobil untuk diekspor ke pasar luar negeri.

Ya, memang pabrikan Dongfeng Sokonindo (DFSK) sudah mulai melakukan kegiatan ekspor untuk model Glory 580 ke beberapa negara di ASEAN. Tahap awal Sport Utility Vehicle (SUV) yang tak lain dan tak bukan merupakan hasil rakitan Cikande, Serang, Banten itu baru dikirim ke tiga negara, antara lain yaitu Thailand, Sri Lanka, dan Bangladesh.

DFSK Mulai Jual Glory 580 Ke Pasar Asia

Berkenaan dengan permulaan kegiatan ekspor ini, Co-CEO PT Sokonindo Automobile (DFSK) Alexander Barus juga sebelumnya juga pernah mengatakan bahwa secara target, pada tahun 2019 bisa mengekspor Glory 580 sebanyak 10.000-20.000 unit.

Tentu saja, langkah DFSK melakukan ekspor mobilnya dari Indonesia sebagai bagian dari kiprah perusahaan di pasar global. Dimana, hal tersebut merupakan suatu bukti peningkatan atau pengembangan pasar yang cukup efektif di tengah gagahnya dominasi mobil oleh pabrikan asal Jepang.

Sementara itu di sisi lain, berdasarkan atas penjelasan Permata Islam yang mana dalam hal ini selaku General Manager Marketing PT Sokonindo Automobile pun juga turut mengatakan jika kegiatan ekspor tersebut sudah dilakukan pada akhir 2018 dengan jumlah yang belum banyak, sekitar ratusan unit saja.

“Nanti akan ada seremoni kegiatan ekspor ini. Hal tersebut juga sebagai komitmen kami sebagai basis produksi untuk negara di ASEAN,” ujar Permata belum lama ini di Jakarta Selatan.

Di sisi lain, jika melihat kiprah DFSK melalui Glory 580 ini memang bisa dikatakan cukup mengagetkan. Bukan tanpa alasan mengingat mobil baru tersebut bisa bersaing dengan beberapa mobil lain yang memiliki pangsa pasar jauh lebih kuat dan luas. Sehingga, bukan suatu hal yang mustahil apabila DFSK mampu bersaing ketat bersamaan dengan pabrikan Jepang, seperti Toyota, Honda, atau pun Daihatsu.