Awal 2019, Penjualan Xpander Masih Mendominasi

Segmen Low MPV Masih Didominasi Xpander – Meski kini harus bersaing ketat, agaknya Mitsubishi Xpander masih mendominasi menjadi mobil dengan angka penjualan tinggi di jajaran produk PT Mitsubishi Motors Krama Yudha Sales Indonesia (MMKSI) pada Januari 2019. Bukan sekedar hoax melainkan fakta yang menyebut jika data wholesales dari low multi purpose vehicle ( LMPV) tersebut terjual 5.708 unit.

Dengan hasil jumlah penjualan tersebut maka secara tak langsung Xpander telah berkontribusi lebih dari 48 persen dari total penjualan kendaraan penumpang dan niaga ringan periode Januari 2019. Tak sampai di situ saja, bahkan dalam hal ini pihak Mitsubishi juga turut mengklaim jika Xpander meraih pangsa pasar 35,7 persen di segmen Low MPV Indonesia.

Segmen Low MPV Masih Didominasi Xpander

“Kami melihat pertumbuhan angka penjualan pada Januari 2019 ini sebagai sinyal positif kondisi pasar terutama untuk Xpander,” ujar Irwan Kuncoro, Director of Sales & Marketing Division PT MMKSI dalam siaran resmi pada Rabu (27/2/2019).

Di samping itu, dalam kesempatan lain Irwan pun juga turut menjelaskan bahwa pencapaian itu juga membuktikan jika Xpander masih menjadi pilihan masyarakat, di tengah persaingan yang begitu ketat di kelas mobil sejuta umat itu. Tentu saja, fakta tersebut setidaknya membuat Mitsubishi sedikit lega semenjak serangan dari Avanza-Xenia 2019 yang bakal menjadi pesaing beratnya.

“Xpander menjadi pilihan utama dengan segala fitur terbaik, layanan purna jual dan kemudahan serta manfaat dalam hal kepemilikan,” kata Irwan.

Sedangkan di satu sisi, sangat perlu untuk diketahui bahwa persaingan di segmen LMPV untuk tahun 2019 ini semakin sengit. Pasalnya, kali ini beberapa merek yang bermain di kelas itu mulai menyegarkan tampilan, bahkan Nissan ikutan jualan dengan meluncurkan Livina.

Dengan fakta itu maka jelas sudah jika segmen Low MPV merupakan segmen yang menjuarai sekaligus mendominasi pasar otomotif di Tanah Air. Sehingga, tak heran jika Xpander selaku yang paling laris menjadi incaran bagi produsen lain untuk “disingkirkan’ dari tahta penjualan terbanyak di Indonesia.

Top