Pelan tapi Pasti! Pesanan Avanza 2019 Capai 15.000 Unit

Toyota Kantongi Pesanan Avanza 2019 hingga Ribuan Unit – Sebagaimana dengan yang sudah diketahui bersama bahwa PT Toyota Astra Motor (TAM) memang secara resmi telah berhasil meluncurkan New Avanza dan Veloz versi facelift dengan sentuhan lebih modern ala SUV. Peluncuran tersebut dilakukan pada pertengahan Januari 2019 lalu. Pembaruan ini seakan sebagai jawaban atas persaingan ketat di segmen low MPV (mobil multiguna bawah).

Dimana, dalam hal ini dominasi pasar Low MPV yang dipegang Avanza sebagai market leader di segmen tersebut memang sebelumnya harus terusik dengan kehadiran pendatang baru, Mitsubishi Xpander. Tentu, hal ini memicu PT TAM dengan memberikan respon berupa strategi yang berupa pembaruan buat New Avanza dan Veloz.

Toyota Kantongi Pesanan Avanza 2019 Hingga Ribuan Unit

Hal itu pun juga dianggap cukup berhasil mendongkrak penjualan. Pasalnya, sejak tanggal peluncuran hingga, akhir Februari 2019 ini, atau dalam kurun satu bulan lebih, PT TAM sudah mencatat angka pemesanan mencapai 15.000 unit. Akan tetapi, hanya saja untuk status Avanza dan Veloz ini masih bersifat inden sampai dua bulan.

“SPK (surat pemesanan kendaraan) New Avanza sudah mencapai 15.000 unit, ada sekitar 5.500 unit yang sudah kita kirim ke konsumen. Mohon maaf, memang New Avanza masih inden tapi paling lama hanya dua bulan,” jelas Direktur Pemasaran TAM, Anton Jimmy, saat sesi test drive New Avanza dan Veloz di Magelang pada Rabu (27/2019).

Tak sampai di situ saja, bahkan dalam kesempatan lain, Anton juga menjelaskan bahwa angka pemesanan yang mencapai 15.000 unit itu adalah berkat euforia peluncuran, dan respon masyarakat yang bisa dibilang cukup baik. Nantinya, angka penjualan normal New Avanza per bulannya ada di angka 7.000 sampai 8.000 unit.

Sementara itu di sisi lain, PT TAM juga mulai kembali membidik segmen fleet (pembelian borongan) yang menjadi salah satu andalan penjualan Avanza.

“Total Fleet 20-30 persen dari total penjualan tahun lalu. Tahun ini dengan model baru, mulai menjajaki fleet lagi dan sudah banyak perusahaan yang minat. Mudah-mudahan fleet bisa lebih berkembang dibanding Avanza model lama,” jelas Anton.