Toyota Tegaskan Inden Avanza 2019 Harus Antri 2 Bulan

Inden Avanza 2019 Masih Harus Tunggu 2 Bulan – Hadapi Xpander yang masih kuasai pasar Low MPV, akhirnya PT Toyota Astra Motor (TAM) pun mulai merespon dengan resmi menghadirkan low multi purpose vehicle (LMPV) barunya dan juga andalannya, yaitu Toyota Avanza 2019. Low MPV terbaru yang satu ini diklaim mendapat respons yang bagus dari masyarakat, dengan berbagai sentuhan gaya penyegaran yang sudah disematkan raksasa asal Jepang tersebut.

Sementara itu di satu sisi, menurut Anton Jimmi yang mana dalam hal ini selaku Direktur Pemasaran PT TAM, mengatakan bahwa Toyota Avanza baru tersebut, kini dilaporkan sudah berhasil mencatat surat pemesanan kendaraan (SPK) sebanyak 15 ribu unit.

Inden Avanza 2019 Masih Harus Tunggu 2 Bulan

“Itu (SPK) mulai dari pertengahan januari. Masih varian 1.3 L yang paling banyak, hanya tipe Veloz yang awal-awal tinggi,” jelas Anton di sela-sela test drive new Toyota Avanza di Magelang, Jawa Tengah pada Rabu (27/2/2019).

Akan tetapi, hanya saja yang perlu dicatat bahwa dari jumlah SPK tersebut, Toyota baru mengirimkan unitnya secara wholesale (pabrik ke diler) sebanyak 5.568 unit.

“Indennya masih 1,5 sampai 2 bulan,” tegasnya.

Sedangkan di satu sisi, jika berbicara soal tipe yang paling laris, memang untuk saat ini masih didominasi Avanza 2019 tipe G yang mana sekitar 50 persen telah berhasil memberikan kontribusi. Namun, meski demikian adanya, agaknya Veloz di awal kehadiran justru menjadi yang lebih tinggi, dan kemudian mulai merata setiap tipenya.

“Tipe Veloz itu kontribusinya 30 sampai 35 persen. Sedangkan target penjualan sekitar 7.500 unit, tapi Januari kemarin kita hanya kirim 5.500-an unit, karena baru launching jadi pabrik produksinya belum maksimal,” pungkasnya.

Di sisi lain, memang dalam kaitannya dengan pembaruan ini, PT Toyota-Astra Motor (TAM) secara resmi meluncurkan Avanza dan Veloz terbaru dengan sentuhan perubahan dari sisi interior dan eksterior yang mengedepankan konsep futuristik dan modern.

Di samping itu, memang untuk soal permesinannya sendiri, PT TAM tak menerapkan perubahan dari sisi dapur pacu. Bukan tanpa sebab mengingat pihak TAM mengaku mesin lama Avanza masih sangat layak digunakan saat ini.