IIMS 2019 Diprediksi Bakal Ada “World Premiere”

IIMS 2019 Dipastikan Ramai dengan World Premiere – Terdengar sebuah laporan terbaru yaitu PT Dyandra Promosindo yang mana dalam hal ini sebagai penyelenggara Indonesia International Motor Show (IIMS) 2019 kabarnya telah memastikan pameran otomotif yang diselenggarakan pada tahun 2019 ini akan ada salah satu merek yang melakukan debut dunia alias world premier. Tentu saja, kabar ini menjadi salah satu topik yang menarik.

Sementara itu di sisi lain, dalam hal ini Hendra Noor Saleh selaku Presiden Direktur Dyandra Promosindo tentu saja hal tersebut menjadikan daya tarik tersendiri. Bukan tanpa alasan mengingat bakal ada peluncuran mobil baru yang belum pernah dijual sebelumnya di Indonesia.

IIMS 2019 Dipastikan Ramai Dengan World Premiere

“Merek apanya itu saya belum bisa bicara. Tetapi saya pastikan ada satu merek yang melakukan debut dunia itu,” ucap Kohen, panggilan akrab Hendra pada Jumat (15/3/2019) di kawasan Palmerah, Jakarta Pusat.

Tak sampai di situ saja, bahkan dalam kesempatan lain, dia juga memastikan ada beberapa merek meluncurkan produk baru atau varian terbaru dari mobil serta motor yang dijual di Indonesia. Kohen juga masih belum bisa memberikan informasi detail terkait model itu.

“Intinya, banyak hal menarik di IIMS 2019 ini. Merek baru juga ada jadi ditunggu dan silahkan datang saja ke IIMS nanti,” ujar Kohen.

Kemudian, terkait dengan pameran tersebut, nantinya para peserta IIMS 2019 ini, lanjut Kohen untuk merek roda empat akan dihadiri oleh beberapa merk. Antara lain seperti BMW, Chevrolet, Datsun, DFSK, Jeep, Honda, Hyundai, Mazda, MINI, Mitsubishi, Nissan, Suzuki, Toyota, Mercedes-Benz dan Wuling.

Sementara itu, untuk kendaraan roda dua, brand yang akan ikut pameran seperti Aprilia, Benelli, BMW Motorrad, Harley Davidson, Husqvarna, Honda, Kawasaki, KTM, Kymco, Moto Guzzi, Royal Enfield, Piaggio, dan Vespa.

Terlepas dari itu semua, meski ajang ini merupakan ajang pameran otomotif yang ditunggu-tunggu namun agaknya hanya akan diramaikan di segmen kendaraan roda empat. Wajar, saat ini pasar kendaraan roda dua tak seramai 10 tahun yang lalu.

Top