Awal Tahun 2019, Ekspor Avanza Mulai Turun

Jumlah Unit Ekspor Avanza Tak Sebanyak Dulu – Toyota Avanza memang masih menjadi Low MPV yang digandrungi di Indonesia meski sempat tergoncang dengan kehadiran Xpander. Tentu saja, hal ini menjadikan Toyota harus berupaya keras guna mempertahankan tren positif ini.

Diketahui juga bahwa angka penjualan Toyota Avanza di dalam negeri tercatat sudah tembus angka 5.000-an unit per bulan. Toyota bahkan mengklaim pemesanan low MPV ini sudah mencapai 18.000 unit dari pertama kali diperkenalkan awal tahun.

Jumlah Unit Ekspor Avanza Tak Sebanyak Dulu

Akan tetapi, hanya saja ketika melihat catatan ekspornya, Avanza baru terkirim sebanyak 2.066 unit. Tentu saja, data tersebut menunjukkan jika ada penurunan jumlah unit Avanza yang diekspor ke luar negeri. Ada apa ya?

terkait dengan adanya penurunan ekspor Avanza tersebut, dalam hal ini Presiden Direktur Toyota Motor Manufacturing Indonesia (TMMIN), Warih Andang Tjahjono pun turut buka suara. Dimana, ia sendiri menjelaskan jika pergeseran minat kendaraan ke segmen SUV di pasar internasional jadi penyebab menurunnya angka ekspor Avanza.

“Selera konsumen itu sedang berubah. Bisa kita lihat dari market global seperti apa. Kalau dilihat dari angka juga ketahuan. Fortuner meningkat angkanya. Kalau saya lihat memang bergerak ke SUV arahnya,” ucap Warih.

Di sisi lain, Warih pun juga menolak bahwa permintaan ekspor yang menurun ini karena perubahan pada Avanza yang tergolong minim. Menurutnya hal tersebut lebih kepada penerimaan konsumen.

“Sekarang orang bisa memilih lebih cenderung ke model tertentu. Itu saja,” ucap Warih.

Selain itu, dalam hal ini Warih juga turut mengingatkan bahwa Indonesia sebagai negara produsen juga harus memikirkan kesukaan negara-negara importir. Sehingga, pasar internasional masih tetap bisa stabil sesuai tren yang berkembang di pasar global. Toyota sudah melakukan ekspor ke berbagai negara seperti Timur Tengah, Asia, Afrika, dan Amerika Selatan.

“Jadi kita lihat keinginan mereka. Sekarang itu tren memang ke arah SUV. Kita tentu memikirkan produk apa yang pas,” ucap Warih.

Top