Honda Enggan Sebutkan Jumlah Brio yang Diekspor

Honda Sembunyikan Data Penjualan Ekspor Brio – Sebagaimana dengan berita yang beredar sebelumnya, diketahui bahwa generasi ke dua Honda Brio dipastikan bakal resmi diekspor ke Filipina dan Vietnam. Bahkan, proses selebrasi pelepasan produksi citycar andalan pabrikan berlambang huruf ‘H’ ini sudah dilakukan yang mana bersamaan dengan perayaan kiprah 20 tahun PT Honda Prospect Motor (HPM) di Indonesia.

Di sisi lain, masih kaitannya dengan ekspor Honda Brio ini, Jonfis Fandy yang mana selaku Marketing & After Sales Director PT HPM mengatakan bahwa ekspor all new Honda Brio ini bakal dilakukan bulan depan atau tepatnya pada Desember 2019.

Honda Sembunyikan Data Penjualan Ekspor Brio

“Berapa unit yang akan diekspor akan ditentukan mereka (Filipina dan Vietnam) bulan depan juga,” jelas Jonfis di pabrik perakitan PT HPM, di Karawang, Jawa Barat pada Selasa (26/3/2019).

Tak sampai di situ saja, dalam kesempatan lain pun Jonfis sendiri juga mengungkapkan bahwa untuk spesifikasi antara Honda Brio yang dipasarkan di dalam negeri dan ekspor tidak memiliki perbedaan yang signifikan. Akan tetapi, hanya saja untuk pasar ekspor mendapatkan konfigurasi setir kiri.

“Variannya Brio RS dan Brio tidak pakai Satya. Spesifikasinya enggak beda jauh hanya beda kecil-kecil saja. Secara general sama ada fitur-fitur yang berbeda yah mungkin, misal jok dia warna biru kami hitam,” lanjutnya.

Sementara itu di sisi lain, ada satu alasan Honda Brio dikirim ke Filipina dan Vietnam. Dimana, pihak Honda menganggap bahwa kedua negara tersebut karakteristiknya sama dengan Indonesia. Sehingga, kemungkinan laris di kedua negara tersebut menjadi sangat besar.

“Sebelumnya Brio belum ada yang ke sana, jadi ini yang pertama dengan setir kiri. Untuk pasar yang lebih besar, antara Filipina dan Vietnam belum tahu, saat ini pemesan masing-masing mencoba dulu. Masih mirip angkanya cuma nanti dirilis lebih lanjut,” pungkasnya.

Terlepas dari itu, Honda Brio kini menjadi salah satu mobil perkotaan yang memiliki angka penjualan yang terbilang cukup tinggi di Indonesia. Sehingga, bukan tak mungkin mobil ini punya potensi pasar yang terbilang cukup mendominasi.

Top