Pemerintah Targetkan Ekspor Kendaraan Capai 450 Ribu Unit

Menperin Pastikan Indonesia Sanggup Ekspor 450 Ribu Unit – Tampaknya, saat ini memang segmen industri otomotif menjadi salah satu sektor yang sedang didorong terus oleh pemerintah guna meningkatkan ekspor dan investasi.Bukan tanpa alasan mengingat produk otomotif nasional sejatinya telah diakui cukup kompetitif di kancah internasional.

Sementara itu di sisi lain, menurut Menteri Perindustrian (Menperin), Airlangga Hartarto bahwa patut diakui jika daya saing otomotif tidak terlepas dari pengoptimalan komponen lokal yang semakin meningkat.

Menperin Pastikan Indonesia Sanggup Ekspor 450 Ribu Unit

“TKDN ini yang menjadi kunci keberhasilan dari sektor industri otomotif nasional, yang diharapkan mampu menjadi hubungan bagi pasar ASEAN bahkan di tingkat Asia,” jelas Airlangga dalam siaran pers pada Senin (1/4/2019).

Kelebihan dari produk otomotif ini, tercermin dari capaian ekspor sebesar 346 ribu unit, atau setara USD 4,78 miliar pada 2018.

“Tahun kemarin, ekspor mobil CBU sudah menyentuh di angka 264 ribu unit, dan yang bentuk CKD sekitar 82 ribu unit, sehingga total menembus 346 ribu unit. Tahun ini ditargetkan bisa menembus 400n sampai 450 ribu unit,” tegas Airlangga.

Sedangkan di satu sisi, berdasarkan laporan yang dikutip dari Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) pun juga mencatat bahwa volume ekspor mobil CBU kini sudah mencapai jumlah 264.553 unit pada 2018. Dengan kata lain mengalami kenaikan sebesar 14,4 persen dibanding tahun sebelumnya yang terjual sebesar 231.169 unit.

Selain itu, kenaikan ini juga dialami ekspor komponen yang tercatat di angka 86,6 juta pcs pada 2018 atau tumbuh 6,6 persen, dibanding tahun sebelumnya sebanyak 81,2 juta pcs.

Di sisi lain, hasil positif lainnya pun juga turut ditunjukkan melalui capaian produksi kendaraan roda empat atau lebih pada 2018 yang memembus hingga 1,34 juta unit atau setara USD 13,76 miliar.

“Kalau pasar domestik, kita lebih unggul dari Thailand. Kami menargetkan, produksinya nanti bisa mencapai 1,5 juta unit pada tahun 2020,” tambah Airlangga.