Dibanderol 400 Jutaan, Ini Ketanggihan Honda X-ADV

Fitur Honda X-ADV yang Anti Mainstream – Sebagaimana dengan yang sudah diketahui bahwa memang patut diakui jika harga Honda X-ADV lebih mahal dari Toyota Kijang Innova. Dimana, banderolnya saja yang paling murah dipatok Rp 435 juta bahkan ada yang Rp 450 juta. Tentu saja, dengan harga itu, X-ADV sudah pasti telah dibenamkan beragam fitur canggih, bahkan beberapa di antaranya tak dimiliki oleh motor sekelasnya.

Fitur Honda X-ADV pertama adalah HSTC (Honda Selectable Torque Control). Fitur yang satu ini sebenarnya mirip seperti Traction Control (TA), hanya saja, operasionalnya bisa dimatikan dan diatur dengan tiga tingkatan. Tujuannya untuk memastikan motor terhindar dari selip. Sangat berguna melewati jalan licin atau pengendara tak sengaja menarik gas penuh.

Fitur Honda X ADV Yang Anti Mainstream

Nah, dengan memanfaatkan teknologi sensor yang tergabung dalam komponen ABS, perangkat ini membaca kecepatan ban belakang dan depan. Bila putaran roda di buritan lebih cepat dari depan, langsung dibaca sebagai selip.

Dengan begitu maka nantinya secara otomatis HSTC akan mampu mengurangi distribusi bahan bakar ke ruang silinder, sehingga keluaran tenaga dan torsi tereduksi. Putaran kedua karet bundar pun kembali sinkron.

Lalu, pada saat mesin dinyalakan pertama kali, X-ADV menyetel HSTC pada level tertinggi. Setingan ini sengaja diberikan, karena Honda menyadari tidak semua pengguna skutik memiliki kemampuan berkendara mumpuni.

Mengingat mesinnya berkubikasi 745,06cc, motor ini diklaim mampu menghasilkan tenaga yang besar, 54,5 PS di 6.250 rpm dan momen puntir 681,1 Nm pada putaran 4.750 rpm.

Kemudian, untuk fitur yang ke dua yaitu DCT (Dual Clutch Transmission). Fitur ini merupakan sistem transmisi yang mengandalkan dua kopling pada setiap perpindahan gear. Komponen pertama menggerakkan gigi ganjil (1,3 dan 5), sedangkan yang kedua untuk genap (2,4 dan 6). Masing-masing dikendalikan secara independen oleh sirkuit elektro-hidrolik.

Sistem kerjanya sendiri pun cukup simple. Dimana, saat motor bergerak pada gigi pertama, kopling genap sudah menyiapkan gigi dua. Ketika sudah masuk gigi dua, yang ketiga langsung disiapkan kopling ganjil.

Dikarenakan mengusung 2 kopling maka perpindahan gigi X-ADV lebih responsif dan halus. Motor berakselerasi dengan kecepatan yang terbilang cukup gahar.

Lalu, ada juga fitur G-Switch yang mana kali ini menjadi fitur ke tiga yang jarang dimiliki skutik sekelasnya. G sendiri bermakna gravel atau kerikil. Artinya, perangkat ini mengizinkan X-ADV melintasi jalur sulit dengan mantap.

Sistem memungkinkan putaran dari crankshaft diteruskan langsung ke roda belakang. Atau dengan kata lain, tenaga dan torsi yang dihasilkan mesin diterima ban sepenuhnya secara spontan.

Kondisi ini sebenarnya mirip seperti melepas kopling motor manual dengan cepat, sehingga mengentakkan tunggangan.

Supaya mampu bekerja dengan sempurna maka pengendara perlu mematikan HSTC sepenuhnya. Namun, hanya saja yang perlu diingat bahwa motor ini peruntukannya bukan untuk melintasi medan berat, melainkan off-road ringan yang tak terlalu ekstrem.

Top