Penjualan Xpander Mulai Goyah, Mitsubishi Tetap Puas

Penjualan Xpander Mulai Disalip Avanza – Popularitas Mitsubishi Xpander di pasar otomotif nasional memang tak bisa dipungkiri. Low MPV buatan pabrik asal Jepang yang satu ini memang selalu dinantikan oleh para konsumen, setidaknya sampai pertengahan tahun 2019 ini.

Berkenaan dengan penjualan, dilaporkan dari data Gaikindo, capaian jumlah wholesale Xpander menginjak Mei 2019 ini tercatat ada 5.101 unit yang terjual. Angka tersebut lebih rendah dari capaian yang diperoleh Avanza hingga 7.362 unit. Tentu saja, ada indikasi penurunan penjualan Xpander.

Penjualan Xpander Mulai Disalip Avanza

Namun, hanya saja menurut Kepala Penjualan dan Grup Pemasaran PT MMKSI, Imam Choeru Cahya, fakta tersebut bukan hal yang perlu dikhawatirkan. Pihaknya mengakui bahwa kini ada beberapa faktor yang membuat capaian penjualan Xpander tak setinggi tahun-tahun sebelumnya. Tapi, hasil tersebut bagi Mitsubishi sudah memuaskan.

“Banyak faktor penyebabnya, tapi dengan penjualan seperti ini market share kami masih cukup tinggi, sekitar 26,6 persen. Jadi untuk pendatang baru masih cukup tinggi,” ucap Imam saat ditemui pada Selasa (2/7/2019).

Mengenai fakta penjualan yang disalip Avanza tersebut, Imam memberikan sebuah tanggapan bahwa pihaknya bakal terus melakukan strategi untuk meningkatkan penjualan Low MMP buatannya tersebut. Seperti kabar terbaru soal program “Pilih Xpander Pinter Bener” yang mana program ini membantu pihak pabrikan dalam mengenalkan biaya kepemilikan Xpander yang menguntungkan konsumen.

Sementara itu di sisi lain, berbicara soal banderolnya sendiri, harga Mitsubishi Xpander dibanderol mulai Rp 210,3 juta sampai Rp 265,1 juta. Selain itu, perlu untuk diketahui juga bahwa model Low MPV ini ditawarkan dengan menghadirkan lima varian, yakni GLX, GLS, Exceed, Sport, dan Ultimate dengan pilihan transmisi manual dan otomatis.