Renault Optimis Sanggup Hadapi Pabrik Mobil Jepang

Triber Diharapkan Mampu Bersaing di Indonesia – Pasar Low MPV memang menjadi salah satu segmen pasar otomotif yang paling laris di Indonesia. Hal itu bisa dilirik dari penjualan mobil keluarga ini yang cukup stabil. Dimana, segmen ini diramaikan oleh beberapa model yang semuanya dari Jepang.

Namun, agaknya Low MPV buatan Renault, yakni Triber yang belum lama ini resmi diluncurkan dipastikan juga bakal mampu bersaing dengan beberapa mobil lain buatan pabrik asal Jepang. Sebut saja seperti Datsun GO+, Toyota Calya, dan Daihatsu Sigra. Meski demikian, tentu saja hal itu bukan hal yang mudah, apalagi Renault terbilang belum terlalu dikenal luas oleh masyarakat Indonesia.

Triber Diharapkan Mampu Bersaing Di Indonesia

Walaupun begitu adanya, Renault tetap optimis mampu bersaing di Tanah Air. Meskipun Renault Triber dibekali dengan performa mesin yang terbilang kecil. Dimana, hanya bermodalkan mesin berkapasitas 1.000 cc dengan bekalan tiga silinder. Sedangkan di satu sisi, untuk para kompetitornya sendiri sudah didominasi dengan mesin berkapasitas lebih besar hingga 1.200 cc empat silinder.

Nah, terkait dengan fakta tersebut, dalam hal ini Davy J Tuilan selaku COO PT Maxindo Renault Indonesia (MRI) memberikan komentarnya. Dimana, ia menyebut jika pemakaian mesin yang dibenamkan pada Triber tersebut bukan suatu tindakan yang asal, melainkan merupakan hasil dari studi dan pertimbangan secara matang. Tak hanya itu, mesin yang digunakan pada Renault Triber ini juga turut dibenamkan pada Clio, yang sudah terbukti di pasar Eropa.

“Jika bicara jalanan di Eropa dan Indonesia tidak sama, yaitu banyak jalan pegunungan dan berbukit, tidak juga. Eropa juga ada pegunungan Alpen yang jalannya juga pegunungan, dan berbukit-bukit,” jelas Davy di sela-sela perkenalan Renault Triber di Bintaro, Tangerang Selatan pada Jumat (12/7/2019).

Di satu sisi, Davy sendiri juga mengeaskan jika Renault Triber sendiri sudah diuji sejauh 1 juta km di India. Menariknya, hasil uji pada Renault Triber ini juga tidak ada masalah dengan daya tanjak Renault Triber. Artinya, bukan soal berapa kapasitas mesinnya saja, tetapi juga teknologi mesin lain yang juga turut mampu menunjang performa.

“Mesin ini memiliki daya hingga 72 Tk, padahal di merek sebelah, ada yang menggunakan 1.200 cc tapi hanya memiliki daya hingga 69 Tk,” tegasnya.

Dengan begitu maka tak heran jika model Triber yang bakal diimpor langsung dalam bentuk utuh dari India ini mampu bersaing ketat dengan model lain yang sudah ada di Tanah Air sejak lama.