Garansi 3 Tahun, Outlander PHEV Terpesan 40 Unit

Order Mitsubishi Outlander PHEV Bertambah – Meski dibanderol tinggi, agaknya Mitsubishi PHEV sendiri memiliki trend positif bagi pasar otomotif nasional. Pasalnya, sejak nongol di GIIAS 2019, pesanan yang diterima PT MMKSI terbilang cukup tinggi untuk permulaan mobil listrik. Dimana, memiliki pesanan sebanyak 40 unit.

“Diluar GIIAS, itu sudah ada 40 SPK (Surat Pemesanan Kendaraan) untuk Outlander PHEV,” ungkap Aditya Wardani selaku Head of PR & CSR Department PT MMKSI di ICE, BSD, Tangerang Selatan.

Order Mitsubishi Outlander PHEV Bertambah

Tak sampai di situ saja, bahkan menurut Aditya sendiri, pihak Mitsubishi untuk saat ini sedang merancang sebuah strategi berupa sosialisasi yang berkenaan dengan kendaraan ramah lingkungan yang memiliki banderol mahal. Yang mana, diketahui memiliki harga Rp 1.2 Miliar dengan status OTR DKI Jakarta.

“Memang ini waktunya Mitsubishi Motor mensosialisasikan karena merupakan unit baru jadi belum terlalu banyak yang aware jadi belum ada SPK di GIIAS untuk Outlander PHEV,” ujar Aditya.

Sementara itu di satu sisi, menurut Boediarto sendiri selaku Head of Technical Service & CS Support Department PT MMKSI juga turut mengatakan bahwa nantinya ada program menarik, seperti garansi yang berlaku dala waktu tertentu.

“Seperti mobil Misubishi lainnya, Outlander PHEV memiliki garansi selama 3 tahun atau 100.000 km. Garansi tersebut termasuk baterainya,” ungkap Boediarto.

Sebagai mobil listrik, tentu saja, hal yang perlu dipertimbangkan yaitu soal baterai. Dalam hal ini, Mitsubishi menjelaskan bahwa baterai yang digunakan pada Outlander PHEV memiliki daya tahan yang bisa awet hingga 10 tahun.

Selain itu, untuk ketersediaan baterainya pun juga tak perlu dikhawatirkan. Mengingat, PT MMKSI sendiri sudah menyiapkan baterai untuk mobil listrik ini di gudang spare part. Namun, tak bisa dipungkiri jika komponen baterai pada mobil ini harganya sangat mahal mencapai 200 jutaan.