Nongol di GIIAS 2019, Triber Sudan Dipesan hingga Ratusan Unit

Belum Ada Label Harga, Renault Kantongi Ratusan Pemesan Triber – PT Maxindo Renault Indonesia (MRI) agaknya cukup berpuas diri setelah turut ramaikan ajang pameran otomotif di GIIAS pada tahun 2019 ini. Bukan tanpa alasan mengingat pihak PT MRI sendiri mengklaim jika mobil barunya, yaitu Renault Triber laris manis dan mendapat sambutan positif dari para pengunjung. Padahal, pihak Renault belum resmi mengumumkan harganya.

Mengenai hal ini, Chief Operating Officer (COO) PT MRI, yaitu Davy Julian, sempat memberikan sebuah pernyataan terkait keikutsertaan Triber di ajang GIIAS 2019. Dia menyebut jika animo para pengunjung terbilang positif dan menjanjikan untuk Triber. Hal itu, menurutnya ditunjukkan dengan jumlah pesanan Trber yang sudah mencapai ratusan unit.

Belum Ada Label Harga, Renault Kantongi Ratusan Pemesan Triber

“Positif sekali, jadi memang cukup baik penerimaan pasar walau kami belum ada harga fix. Total selama sembilan hari (26/7/2019) itu jumlah pemesanannya sudah di angka 574 unit, itu hanya untuk Triber saja,” jelas Davy pada Sabtu (27/7/2019).

Di satu sisi, Davy sendiri juga turut mengungkapkan bahwa untuk pemesanan Triber sendiri, dilakukan oleh para pemesan dengan membayar tanda jadi sebesar Rp 3 juta. Namun, untuk soal kepastian berapa banderolnya sendiri, kemungkinan bakal segera diumumkan pada awal Oktober 2019.

“Soal harga di India juga belum ada kepastian, jadi kita tunggu dari mereka dulu. Kabarnya India baru buka inden Triber pada awal Agustus nanti, artinya sudah ada harga, dari situ nanti akan kita lihat baru setelah itu akhir Agustus mudah-mudahan bisa kita umumkan (harga) di Indonesia,” ungkap Davy.

Sementara itu di sisi lain, untuk soal pengiriman unit kepada para konsumen yang sudah memesan Triber ini, pihak MRI sendiri menyataan bahwa pengiriman akan egra dilakukan melalui dua tahap. Pertama, untuk Renault Triber manual akan dikirim mulai Desember 2019, sedangkan Triber bertransmisi otomatis akan dirikim pada April 2020.