Bentley Hadirkan Bentayga Model Listrik

Bentley Dipastikan Hadirkan Bentayga Bertenaga Listrik – Sambut era mobil bertenaga listrik, Bentley dipastikan bakal segera memperkenalkan mobil plug-in hybrid perdananya yang mengusung nama Bentayga. Mobil bertenaga listrik yang satu ini secara resmi sudah mulai dijual sekaligus sebagai upaya awal Bentley dalam bersaing di industri mobil listrik.

Sementara itu di lain sisi, berdasarkan laporan terbaru yang dikutip dari Autoevolution, pabrikan otomotif yang bermarkas di Negeri Elisabeth, Inggris tersebut sempat mengkonfirmasi bahwa Bentayga diyakini adalah mobil plug-in hybrid mewah pertama di dunia. Tak cukup sampai di situ saja, bahkan mobil ini memiliki tingkat konsumsi bahan bakar yang mana diklaim paling efisien dibanding dengan varian Bentley lainnya.

Bentley Dipastikan Hadirkan Bentayga Bertenaga Listrik

Sedangkan di sisi lain, ketika menyinggung soal spesifikasinya sendiri, Bentley Bentayga Hybrid ini akan dibekali dengan mesin handal berkapasitas 3.0 liter Turbocharger dengan tipe V6 bensin disertai motor elekrik. Perpaduan kedua mesin tersebut pun terlapor mampu menyemburkan tenaga hingga 443 Tk dan sanggup mencapai titik puncak torsi 700 Nm.

Lalu, untuk motor listriknya sendiri, baterainya menggunakan tipe Li-Ion yang memiliki kapasitas daya mencapai 17 kWh. Menurut beberapa laporan, baterai tersebut diklaim sanggup menjamin power bertahan dalam jarak 39 km. Dimana, untuk pengisian dayanya sendiri dibutuhkan paling tidak sekitar 2.5 jam sampai daya penuh.

Di satu sisi, hadirnya Bentley Bentayga sendiri memang menjadi salah satu bukti bhawa Bentley sudah siap untuk menghadapi persaingan mobil bertenaga listrik di era mendatang.

“Peluncuran pertama model Bentayga Hybrid merupakan momen bersejarah untuk Bentley. Hal ini membawa kami semakin dekat untuk membuat solusi mobilitas mewah yang berkelanjutan,” ucap Peter Bosch selaku Member of Board for Manufacturing dari Bentley.

Menyinggung soal banderolnya sendiri, harga Bentayga sendiri kabarnya dibanderol di angka $160.000 atau setara dengan Rp 2.2 Miliar. Sayangnya, belum ada informasi lebih lanjut, apakah mobil ini akan dibawa pasar global, termasuk ke Indonesia atau tidak.