Sigra Tak Mampu Dongkrak Penjualan Daihatsu

Daihatsu Sigra Tak Bisa Tingkatkan Penjualan – Tampaknya, di tahun 2019 ini, pasar mobil nasional masih belum bisa memberikan tren yang positif. Penjualan untuk kendaraan di segmen mobil terus melemah, bahkan dikarenakan adanya pelemahan penjualan, pihak Gaikindo sendiri telah melakukan revisi untuk target penjualan menjadi 1 juta unit. Padahal, sebelumnya ditargetkan bahwa sepanjang tahun 2019 ini penjualan mobil diharapkan sanggup mencapai 1.1 juta unit.

Adanya kondisi ini, tentu berpengaruh besar pada beberapa pabrikan mobil yang berkecimpung di Indonesia. Salah satunya yaitu PT ADM (Astra Daihatsu Motor). Bagi pihak Daihatsu, adanya penurunan penjualan mobil ini dikarenakan oleh faktor daya beli masyarakat yang memang dinilai masih belum baik. Tak hanya itu, upaya dengan menghadirkan model baru pun juga dinilai masih belum bisa mendongkrak penjualan mengingat daya beli konsumen yang masih melemah di tahun 2019 ini.

Daihatsu Sigra Tak Bisa Tingkatkan Penjualan

“Apapun yang dilakukan agen pemegang merek (APM) untuk stimulus pasar belum bisa meningkatkan penjualan, karena daya beli memang masih turun,” ungkap dengan terang Amelia Tjandra selaku Direktur Pemasaran PT ADM, saat ditemui di CGV Blits, Grand Indonesia, Jakarta Pusat, belum lama ini.

Efek melemahnya daya beli masyarakat terhadap mobil agaknya memang benar-benar dirasakan. Pasalnya, produsen yang terkenal memproduksi mobil-mobil kompaknya asal Jepang ini juga belum bisa mengandalkan model baru Daihatsu Sigra.

“Memang terget Sigra tidak naik, mempertahankan saja sudah bagus, karena pasar turun,” jelas Amelia.

Yang cukup menjadi perhatian, pada bulan September 2019 pun dinilai juga cenderung mengalami penurunan yang drastis jika dibandingkan dengan bulan Agustus 2019 dan dibandingkan periode yang sama tahun lalu, penjualan retail turun 11 persen.

“Kami sampai September masih di nomor dua (penjualan nasional). Tapi, masih ada tiga bulan lagi, belum bisa bicara. Kalau tahun lalu, sampai November masih nomor tiga, dan baru Desember nomor dua. Sekarang September masih nomor dua, jadi belum bisa ngomong (nasib Daihatsu),” pungkas Amelia Tjandra.

Top