Segera Tutup Pabrik, Chevrolet Indonesia Tawarkan Diskon Besar

Sebelum Pamit, Chevrolet Berikan Potongan Harga Tinggi – Tak bisa dipungkiri bahwa GM (General Motor) selaku agen pemegang merk untuk penjualan mobil Chevrolet sudah bersiap diri menghentikan penjualan mobil Chevrolet di Indonesia. Dimana, penghentian penjualan tersebut akan dimulai pada April 2020 mendatang.

Menyusul hal tersebut, saat ini pabrikan asal Amerika Serikat tersebut kabarnya masih menyisakan empat model andalan yang masih dijual di pasar domestik Tanah Air. Tentu, sebelum berpamitan, pihak GM pun mulai merancang strategi guna menghabiskan stok mobil Chevrolet tersebut.

Sebelum Pamit, Chevrolet Berikan Potongan Harga Tinggi

Salah satu strategi yang dinilai sangat efektif yakni dengan memberikan potongan harga (diskon) yang cukup besar kepada para calon pembeli. Ini tentu saja sebagai upayanya dalam mempercepat pengosongan stok di Indonesia sebelum akhirnya tutup pabrik.

Terkait dengan kabar soal diskon harga tersebut, beberapa informasi yang terdengar meruak menyebut bahwa potongan harga yang paling besar akan diberikan pada Chevrolet Trax. Bukan tanpa alasan, dari harga awal yang dibanderol Rp 392 juta OTR DKI Jakarta, kini akan dipotong sebanyak Rp 35 juta. Tentu saja, potongan harga tersebut dinilai sangat tinggi.

“Khusus Trax saya kasih Rp35 juta. Diskon itu udah yang paling besar. Kalau model lainnya enggak bisa sebesar itu potongannya. Soalnya juga menyesuaikan segmentasi pasar sama teknologi juga yang dibawa” kata seorang tenaga penjual di dealer resmi Chevrolet.

Sementara itu untuk model lain, Chevrolet Trailblazer sendiri mendapat diskon sebesar Rp 30 jutaan yang membuat banderolnya menjadi Rp 497 juta OTR Jakarta.

“Kalau diskon untuk Spark itu kecil, hanya Rp15 juta. Kalau Colorado diskon Rp20 juta. Memang harga Spark juga lebih murah hanya sekitar Rp200 jutaan,” ungkapnya.

Sedangkan di lain sisi, dengan keluarnya GM dari pasar mobil Indonesia, tenaga penjual yang enggan disebutkan namanya tersebut memberikan tambahan pernyataan. Bahwa, untuk layanan after sales bagi para pemilik kendaraan ini bakal masih terus diberikan sesuai dengan ketentuan.

“Tapi ya kalau untuk servisnya enggak akan pergi. Konsumen bisa tetap servis di sini. Jadi para pemilik Chevrolet enggak perlu khawatir soal after sales,” tuturnya.