Tarif BBN-KB Naik, Daihatsu Belum Merevisi Harga Mobil

Harga Mobil Daihatsu Masih Tetap Stabil – Tak lama lagi, tarif pajak kendaraan baru atau yang dikenal dengan BBN-KB khusus wilayah DKI Jakarta dipastikan bakal naik menjadi 12.5%. Kenaikan tarif BBN-KB ini kabarnya bakal segera diberlakukan pada 11 Januari 2020. Tentu saja, adanya kabar mengenai perubahan tarif tersebut, beberapa produsen pun sudah mulai melakukan revisi harga mobilnya.

Namun, agaknya sedikit berbeda dengan PT Astra Daihatsu Motor (ADM). Pasalnya, Amelia Tjandra yang menjabat sebagai Marketing Diretor PT ADM memberikan pernyataan tegas bahwa pihaknya tak akan terburu-buru melakukan revisi harga. Amel justru menegaskan bahwa PT ADM baru akan melakukan survey kenaikan harga jika nantinya peraturan ini resmi diberlakukan.

Harga Mobil Daihatsu Masih Tetap Stabil

“Ya kalau kita sih nantinya mengikuti Tangerang, mereka kan udah duluan. Mungkin merek-merek lain udah naik. Tapi Daihatsu belum. Bukan bertahan, kita maunya kalau memang itu (BBN-KB) naik ya mereka harus bayar karena itu pajak. Kalau itu belum naik, kita enggak mau mengaku sudah naik,” jelas Amel di Makasar, Sulawesi Selatan.

Di sisi lain, guna menjaga komunikasi dengan publik, Amel sendiri dalam kesempatan lain juga mengungkapkan bahwa pihaknya akan melakukan sosialisasi kepada masyarakat, khususnya para penggemar mobil Daihatsu. Dimana, sosialisasi soal adanya kenaikan tarif pajak BBN-KB tersebut tentunya diharapkan bisa lebih diterima konsumen.

“Jadi sama customer nanti ada perjanjian ditandatangani. Kalau BBN-KB naik dan diberlakukan, kenaikan itu ditanggung konsumen. Kalau sebelum diberlakukan sudah dapat STNK itu rezekinya (beli mobil sebelum harga naik karena BBN-KB),” ujarnya.

Namun, sampai peraturan ini diterbitkan, pihak PT ADM masih belum menaikkan harga jual mobilnya. Bagi pihak Daihatsu sendiri, agaknya tak ingin terlalu buru-buru dalam soal penyesuaian harganya.

“Sampai saat ini belum kita terapkan kenaikan harga. Kita masih akan menunggu sampai nanti peraturan ini diberlakukan. Kalau sekarang kan baru sekedar diterbitkan.” pungkas Amel.

Top