Pasar Mobil Lesu, Glory 560 Masih Bisa Bertahan

Glory 560 Jadi Model yang Mendominasi Penjualan DFSK – Patut untuk diakui bahwa untuk pasar otomotif Indonesia yang mulai lesu di tahun 2019 ini memang memberikan banyak dampak pada beberapa merk yang berkecimpung di pasar nasional. Tentu, hal tersebut memicu banyak merk untuk terus melakukan inovasi agar pasarnya stabil.

Salah satunya yaitu pemain baru asal Tiongkok, yakni DFSK. Dimana, di tengah lesunya pasar otomotif nasional, justru penjualan merk asal Cina ini mengalami peningkatan, mulai Januari hingga Oktober 2019.

Glory 560 Jadi Model Yang Mendominasi Penjualan DFSK

Bukan tanpa alasan mengingat menurut laporan dari pihak PT DFSK Indonesia sendiri, memang dalam kurun waktu di bulan Oktober 2019 lalu, penjualan wholesale DFSK sudah mencapai angka 466 unit. Yang mana, dengan rincian Glory 580 64 unit, Glory 560 121 unit, dan Supercab 281 unit.

Namun, selama periode Januari – Oktober 2019, penjuannya menunjukkan adanya penignkatan. Sebab, jika dibandingkan dengan tahun 2018, jumlah pengirimannya hanya mencapai angka 983 unit. Sedangkan, di tahun 2019 dalam periode yang sama, jumlah unit yang terjual sudah berada di angka 2000 unit.

“Penjualan DFSK Januari sampai Oktober 2019, mengalami kenaikkan yang cukup signifikan dibanding tahun lalu. Kenaikan total sebanyak 215 persen,” jelas Public Relation and Digital Manager DFSK Arviane Dahniarny Bahar pada Jumat (15/11/2019).

Di sisi lain, Arviane sendiri juga mengungkapkan jika peningkatan penjualan DFSK di Indonesia ini tak lepas dari produk barunya, yakni Glory 560 yang memang memberikan dorongan jumlah penjualan yang sangat signifikan.

“Penjualan yang meningkat juga didukung oleh bertambahnya jaringan outlet kami, yang semakin tersebar di Indonesia. Melihat performa ini, kami melihat pasar Indonesia sudah mulai memberikan kepercayaannya kepada brand kami,” pungkasnya.

Tentu saja, dengan adanya tren penjualan DFSK Glory 560 yang mengalami peningkatan tersebut, tak heran jika pabrikan asal Cina ini mampu bertahan di tengah lesunya pasar otomotif nasional saat ini.

Top