Aktif Mengendarai Motor di Musim Hujan? Perhatikan ini!

Komponen yang Harus Diperhatikan Saat Musim Hujan – Kedatangan musim hujan memang bagai dua sisi mata uang. Untuk daerah yang kekurangan air, pastinya menjadi berkah yang berlimpah. Tapi lain halnya untuk wilayah-wilayah langganan banjir. Tapi yang jelas, mau tidak mau hukan tetap harus dihadapi. Aktifitas harus tetap jalan terus kan? Ya…walaupun dengan basah kuyup disana sini, flu yang sangat mudah menjangkiti, sampai dengan jalanan yang penuh genangan air. Bahkan bro and sist sendiri pasti juga menemukan ruas jalan yang berlubang disana-sini akibat genangan air.

yang harus diperhatikan oleh pemotor saat banjir

Wah…yang satu itu tentu saja bakal mengganggu kenyamanan saat berkendara, terutama bagi pengendara motor. Bahkan ketidaknyamanan itu juga berlanjut pada rusaknya kendaraan. Hal ini dikarenakan bro and sist sering menerabas banjir, dan mau- tidak mau harus menghajar jalan-jalan yang berlubang. Tapi bagaimana lagi, walaupun turun hujan show must go on kan?

Akibat “aksi” terabas sana-sini dalam kondisi banjir, ban dan rem motor memang menjadi dua komponen yang bisa dibilang jadi “korban”.  Maka keduanya memang harus diberi perhatian khusus.

Ban memang punya peran yang amat vital ketika musim hujan tiba. Hal ini dikarenakan si bundar itu harus mencengkram jalan yang licin. Oleh karena itu, baik kondisi maupun kinerja ban harus tetap dalam kondisi prima. Bro and sist yang kerap melewati genangan air, sebaiknya jaga tekanan angin sesuai rekomendasi pabrikan. Tekanan angin harus diukur saat ban dalam kondisi dingin dan motor belum dipakai untuk berjalan. Jangan lupa juga untuk selalu memasang tutup pentil untuk mencegah kebocoran angin. Tekanan angin yang kurang dari rekomendasi pabrikan, membuat tapak ban tidak dapat membuang sisa air dengan baik. Ini akan membuat ban tidak dapat mencengkram aspal secara maksimal. Berbahaya kan?

Selain ban, perhatikan juga rem motor anda. Motor yang masih menggunakan rem tromol, biasanya terdapat sisa air yang menyusup di dalam tromol setelah menerabas genangan air. Kondisi ini pun bakal menggangu kinerja dari rem itu sendiri. Tapi jangan khawatir, karena bro and sist bisa mengeringkan air di dalam rem tromol, dengan terus menjalankan sepeda motor sembari sedikit menginjak atau menarik tuas rem. Hal tersebut dilakukan untuk menimbulkan panas pada permukaan tromol, sehingga sisa-sia air yang ada di dalamnya cepat mengering. Sementara itu, untuk sepeda motor dengan rem cakram, selalu periksa dan bersihkan kotoran yang tersangkut di antara piringan cakram serta kanvas rem. Bro and sist,  sisa kotoran yang tidak kunjung dibersihkan akan membuat kinerja rem cakram jadi tidak maksimal dan membahayakan keselamatan. Keep safe, guys…!!! Baca juga Ferrari 488 GTB dan Ford Focus RS terbaru.

 

Top