General Motor Hengkang, Komunitas Chevrolet Indonesia Tak Khawatir

Harga Jual Turun, Komunitas Chevrolet Tak Khawatir – Seperti dengan beberapa kabar yang sudah meruak di berbagai media, General Motor (GM) dipastikan tak akan lagi menjual mobil Chevrolet di pasar Indonesia mulai April 2020 mendatang. Walaupun akan hengkang dari pasar otomotif nasional namun pihak GM tegaskan jika pelayanan after sales akan tetap berjalan.

Tentu saja, pemberhentian penjualan mobil Chevrolet di Indonesia berdampak pada harga jual mobil bekasnya yang mengalami penurunan. Namun, agaknya kondisi tersebut diakui oleh para konsumen yang tergabung dalam komunitas Chevrolet Indonesia tak merasa khawatir.

Harga Jual Turun, Komunitas Chevrolet Tak Khawatir

Menurut Ian Ananta, selaku penasehat Chevy Spin Indonesia, tak ada rasa khawatir di hati para komunitas Cheverolet Indonesia tak lepas dari beberapa faktor. Ian menegaskan jika pemilik Chevrolet biasanya tidak memikirkan harga jual kembali. Bukan tanpa alasan mengingat kendaraan yang didapatkan berbeda dengan mobil yang banyak digunakan saat ini.

“Sepertinya pemilik Chevrolet sudah enggak memikirkan harga jual. Mereka sudah siap dari awal, memiliki Chevrolet seperti anti-mainstream. Dan itu harus dinikmati,” kata Penasehat Chevy Spin Indonesia, Ian Ananta belum lama ini.

Tak sampai di situ saja, menurut pihak lain, dalam hal ini Dewan Pembina Indonesia Trax Owner Community, Franky menjelaskan bahwa pihaknya mengaku jika kenyamanan yang diperoleh dengan nilai jual atau harga yang dibayarkan dinilai sudah sepadan serta menguntungkan para pemilik kendaraan Chevrolet ini. Jadi, ada kepuasan tersendiri bagi para pemilik mobil Chevrolet yang masuk dalam anggota komunitas.

“Mobil-mobil Chevrolet sudah terkenal dengan fitur, power mesin dan kenyamanan di atas rival-rivalnya, dengan harga yang sangat masuk akal. Jadi ya tak masalah,” ujarnya.

Meski demikian, Franky sebenarnya juga mengaku jika dirinya merasa sangat menyayangkan sekali dengan keputusan GM soal pemberhentian penjualannya di Indonesia. Hanya saja, ia berharap jika layanan after sales tetap diberikan secara maksimal meski tak berjualan lagi di Indonesia.

“Teman-teman Indonesia Trax Owner Community (T-RAX) tentunya sedih dengan keputusan GM untuk mundur dari Indonesia seperti yang diberitakan kemarin. Kami berharap layanan purna jual dan warranty tetap dapat dilayani oleh bengkel-bengkel resmi GM,” pungkas Franky.