Pabrik Datsun Difokuskan Garap Komponen Mesin

Pabrik Datsun Jadi Pabrik Khusus Produksi Komponen Mesin – Kepastian soal pemberhentian aktivitas produksi mobil Datsun oleh pihak PT NMI tak serta merta langsung menutup pabriknya. Justru, agaknya hal ini menjadi jalan strategi bisnis Nissan demi mencapai skala ekonomi yang jauh lebih unggul di tahun mendatang.

Terkait soal strategi bisnis pihak PT NMI tersebut, dilaporkan bahwa menurut Kemenperin sendiri menyebut jika datu dari dua fasilitas pabrik NMI yang sebelumnya digunakan untuk memproduksi mobil Datsun, nantinya akan difokuskan memproduksi komponen mesin Livina dan Xpander. Ini tentu sebagai upaya agar dampak pemberhentian aktivitas produksi Datsun tak membuat performa produksi Nissan turun.

Pabrik Datsun Jadi Pabrik Khusus Produksi Komponen Mesin

“Nissan akan menghentikan produksi Datsun Go dan Datsun Go+ pada April 2020. Selanjutnya, Nissan akan fokus melakukan lokalisasi dan pendalaman komponen utama berupa mesin Livina bersama Xpander,” kata Direktur Industri Maritim, Alat Transportasi, dan Alat Pertahanan Kemenperin Putu Juli Ardika, belum lama ini di Jakarta pada Jumat (22/11/2019).

Tak sampai di situ saja, bahkan Nissan sendiri pun juga kabarnya bakal segera melakukan berbagai inovasi terkait dengan kendaraan yang berbasis teknologi elektrifikasi maupun e-Power dalam skala nasional. Perlu disampaikan bahwa aktivitas studi proyek ini tentu nantinya akan turut melibatkan berbagai fasilitas pabrik NMI yang berlokasi di Jabar.

“Nissan tetap berkomitmen melanjutkan proses manufaktur di Indonesia dengan strategi baru tersebut,” ujar dia.

Di satu sisi, sebelumnya dalam kesempatan lain pihak NMI juga sempat memberikan penjelasan bahwa strategi pemanfaatnya fasilitas pabrik Datsun yang bakal berhenti beroperasi untuk fokus produksi mesin Xpander dan Livina tersebut adalah langkah baru guna memaksimalkan efisiensi aktivitas produksi. Sehingga, tak heran apabila pemberhentian produksi Datsun tak akan banyak berpengaruh bagi pihak Nissan.