Jumlah Inden Kawasaki W175TR Capai Ratusan Unit

Belum Lama Meluncur, Pesanan Kawasaki W175TR Menggunung – Di awal April 2020 lalu, secara resmi melalui PT KMI, Kawasaki Indonesia merilis model motor retro barunya, yakni Kawasaki W175TR. Motor ini hadir sekaligus melengkapi jajaran keluarga W175 Series milik Kawasaki.

Namun, satu yang menarik bahwa walaupun baru diluncurkan dua minggu, motor ini sudah kebanjiran order. Hal itu bisa dibuktikan dengan banyaknya Surat Pemesanan Kendaraan (SPK) untuk pemesanan motor klasik yang berbanderol Rp 29.9 jutaan ini. Dimana, sudah ada ratusan unit yang dipesan konsumen di Indonesia.

Belum Lama Meluncur, Pesanan Kawasaki W175TR Menggunung

“Informasi kemarin dari diler yang ada sekitar 700 sampai 800 unit. Jabodabek masih nomor satu, pokoknya daerah jawa masih dominan lah,” jela dengan lugas Michael C. Tanadhi selaku Head Sales & Promotion PT KMI, beberapa waktu lalu di sela-sela media test ride Kawasaki W175R di bilangan Gading Serpong, Tangerang pada Rabu (11/12/2019).

Di sisi lain, menurut Michael sendiri, sebenarnya untuk target penjualan Kawasaki W175TR ini justru lebih kecil jika dibandingkan dengan tipe W175 lainnya. Yang mana, per tahun, pihak PT KMI hanya menargetkan sebanyak 9 ribu unit per tahunnya.

“Memang target awal untuk Kawasaki W175 versi sebelumnya 10 ribu unit per tahun dari awal. Tapi kan pencapaian hampir dua tahun sudah 29 ribu unit, dan itu udah over banget, makannya kita jaga di 10 ribu unit per tahun,” tambah Michael.

Di sisi lain, hadirnya Kawasaki W175TR ini pun juga secara tak langsung akan memicu merk lain untuk memproduksi model terbaru. Hal itu wajar saja mengingat melihat respon masyarakat Indonesia yang memang tak sedikit yang menyukai motor klasik bergaya retro seperti model bikinan Kawasaki ini.

Salah satu pabrikan yang cukup getol untuk menyasar segmen motor retro ini adalah Yamaha. Pasalnya, pabrikan berlogo garpu tala ini sudah resmi memperkenalkan model baru di segmen motor bergaya retro klasik-modern, yakni XSR155.

“Mungkin dari pabrikan yang tergabung dalam AISI ataupun non AISI ada yang meluncurkan model retro, pasti adalah,” pungkasnya.