BBN-KB Jakarta Naik, Harga Mobil Nissan Masih Bertahan

Nissan Belum Naikkan Harga Mobilnya – Secara resmi, dalam hal ini Pemprov DKI Jakarta sendiri telah merubah tarif BBN-KB pada 11 April 2020 lalu dengan kenaikan tarif menjadi 12.5%. Kenaikan ini tentu membuat sejumlah produsen otomotif di Indonesia melakukan revisi harga pada setiap produknya.

Menurut edaran dari salinan Perda Pemprov DKI Nomor 6 tahun 2019, pemberlakukan kenaikan tarif dasar BBN-KB ini juga punya tujuan tertentu. Dimana, dalam aturan tersebut tertulis dengan jelas bahwa adanya penyesuaian tarif tersebut adalah salah satu langkah strategis guna mengendalikan laju kendaraan bermotor. Sehingga, kemacetan lalin di Jakarta pun bisa lebih dikurangi.

Nissan Belum Naikkan Harga Mobilnya

Nah, menyusul soal pemberlakuan biaya BBN-KB tersebut maka beberapa pihak APM pun juga sudah mulai melakukan penyesuaian harga jual setiap produk kendaraannya. Namun, agaknya hal itu belum dilakukan oleh semua APM, salah satunya yaitu merk Nissan yang mana sampai detik ini masih mempertahankan harga jualnya.

Hal ini pun disampaikan sekaligus ditegaskan oleh pihak PT Nissan Motor Indonesia (NMI) melalui Hana Maharani. Yang mana, dalam soal revisi harga jual untuk setiap produk kendaraan Nissan menyusul kenaikan tarif BBN-KB, PT NMI masih melakukan survey di pasar.

“Kami lihat perkembangannya, biasanya terkait situasi pasar dan pergerakan di segmennya,” ucapnya belum lama ini kepada media pada Minggu (15/12/2019).

Di satu sisi, sebagaimana yang sudah diketahui bersama bahwa untuk harga jual Nissan di DKI Jakarta sendiri mulai 16 April 2020 memang masih tak ada perubahan atau sama seperti pada November 2019 lalu. Hanya saja, diduga kuat bahwa nantinya menginjak tahun 2020 akan ada perubahan harga mobil Nissan mengingat adanya penyesuaian yang berkaitan dengan inflasi maupun biaya bahan baku yang bakal mengalami peningkatan harga di awal tahun 2020 mendatang.