Viar Suntik Mati Cross X 200 ES, Kok Bisa?

Viar Cross X 200 ES Kini Mulai Diberhentikan Produksinya – Di tengah ramainya motor trail di pasar nasional, tersiar kabar bahwa salah satu tipe motor trail milik Viar, yakni Cross X 200 ES disuntik mati. Rupanya, kabar ini mulai meruak di berbagai media.

Menurut beberapa sumber, pemberhentian produksi motor trail milik Viar ini tak lain karena tidak sanggup menjadi pesaing para rival kuatnya. Bahkan, sesama saudara kandungnya, yaitu Cross X 200 GT, tipe 200 ES ini pun tak berkutik.

Viar Cross X 200 ES Kini Mulai Diberhentikan Produksinya

Sementara itu, jika menelisik dari awal perilisannya sendiri pada tahun 2016 lalu, PT Triangle Motorindo yang mana dalam soal ini selaku produsennya sendiri, dinilai memiliki strategi yang cukup unik. Sebagai langkahnya dalam menambah celah 150 cc ke 250 cc dengan unit trail 200 cc, pihaknya memang berniat menjual dua produk sekaligus. Oleh sebab itu, keberadaan Viar Cross X 200 ES dan Cross X 200 GT-pun sangat diharapkan mampu menjadi pilihan utama bagi konsumen di Indonesia.

Akan tetapi, keduanya punya banderol yang berbeda. Untuk tipe X Cross 200 GT harganya dibanderol 23 jutaan. Sedangkan, untuk X Cross 200 ES sendiri banderolnya bisa dikatakan hampir menyentuh Rp 30 jutaan. Tingginya harga model 200 ES tersebut pun dilandasi dengan bekalan spesifikasi yang mumpuni.

Namun, agaknya dengan spesifikasi yang gahar tersebut, sepertinya tak menjadi jaminan eksistensinya di segmen kendaraan trail.

Hal itu terbukti bahwa pada tahun 2019, Viar Cross 200 ES pun sudah mulai memasuki tatsu diskontinyu. Dimana, kabar ini resmi ditampilkan melalui laman resminya.

“Benar kami sudah diskontinyu model itu, mulai awal November kemarin dan kami fokus ke 200 GT saja,” tegas Frengky Osmond yang mana selaku Marketing Communication PT Triangle Motorindo.