Mercedes-Benz Siap Hadirkan Mobil Listrik di Tanah Air

Mercedes-Benz Segera Hadirkan Mobil Listrik – Beberapa waktu lalu, PT Mercedes-Benz Distribution Indonesia dikabarkan tengah bersiap untuk segera menghadirkan mobil listrik terbarunya. Dimana, diduga kuat bahwa pabrikan mobil asal Jerman tersebut akan merilis mobil listrik Mercy ini di tahun 2020.

Hal itu senada dengan yang diungkap oleh Deputy Director Sales and Network Development Mercedes-Benz Indonesia, Karianto Hardjosoemarto yang menyebut akan ada tambahan line-up mobil Mercy EQ di tahun 2020 ini.

Mercedes Benz Segera Hadirkan Mobil Listrik

“Di tahun ini, salah satu penambahannya di line-up EQ. Kami akan menambahkan satu family lagi,” ujar Karianto belum lama ini di Semarang, Jawa Tengah pada Rabu (29/1) malam.

Hanya saja, Karianto tak menyebutkan detail nama atau detailnya secara terperinci. Namun, pihaknya menyatakan jika mobil listrik terbaru buatan Mercy tersebut akan dirilis kemungkinan besar di akhir tahun 2020.

Agaknya, peluncuran kendaraan listrik Mercedes-Benz ke Indonesia ini tak lepas dari dihadirkannya kendaraan ramah lingkungan melalui Mercy EQ Power yang tak lain adalah tipe Plug-in hybrid (PHEV) dari lini E-Cass. Mobil tersebut sebelumnya empat dirilis pada ajang GIIAS 2019.

Sementara itu di lain sisi, lebih lanjut Karianto menambahkan bahwa nantinya di akhir tahun 2020 adalah ajang perkenalan terlebih dahulu. Pasalnya, regulasi soal mobil listrik ini baru akan digulirkan pada tahun 2021 mendatang.

“Jadi sebenarnya mobil listrik yang diperkenalkan nanti lebih kepada perkenalan ke pasar dahulu. Kalau secara komersial atau jualannya, kami melihatnya baru memungkinkan pada 2021. Karena kalau dengan skema pajak yang sekarang itu kan harganya masih mahal,” tegas Karianto.

Maka dari itu tak heran jika saat ini pihak Mercedes-Benz Indonesia masih terus melakukan analisa mendalam serta melakukan kajian ulang sebelum nantinya meluncurkan mobil listrik ini. Bahkan, untuk penentuan harganya pun, pihak Mercy masih belum mau banyak berkomentar karena masih banyak faktor yang perlu dipertimbangkan, khususnya berkenaan dengan regulasi dari pemerintah mengenai kendaraan listrik.