Soal Motor Listrik, Yamaha Indonesia Tak Mau Buru-Buru

Yamaha Belum Siap Hadirkan Motor Listrik dalam Waktu Dekat – Di tengah tren motor listrik yang mulai meruak, tampaknya belum sanggup memicu PT Yamaha Indonesia Motor Manufacturing (YIMM) untuk melakukan proses produksinya. Walaupun peraturan soal kendaraan listrik sudah disahkan namun pihak PT YIMM menilai jika saat ini masih perlu beberapa pertimbangan dalam menjual kendaraan listrik di Indonesia.

Mengenai hal ini, Anton Widiantoro selaku Manager Public Relation PT YIMM menyebut bahwa diperlukan sebuah persiapan yang lebih mendalam untuk masuk ke segmen motor listrik. Meski diketahui bakal jadi tren kendaraan masa depan namun Yamaha sendiri kabarnya tak ingin terlalu terburu-buru dalam menyambut tren tersebut.

Yamaha Belum Siap Hadirkan Motor Listrik Dalam Waktu Dekat

“Kita lihat sekarang aturannya, walaupun pemerintah sudah mengeluarkan tapi ada pertimbangan yang lain, seperti di mana public station (charging),” ungkap dengan jelas Anton di Yamaha Flagship Shop, Jakarta, belum lama ini.

“Kemudian aturan soal apakah motor listrik ini dianggap sebagai motorcycle (motor) atau sebagai sepeda (yang tidak punya STNK), sebagaimana aturan itu dia harus pakai SIM atau tidak, banyak hal pertimbangannya,” tegas Anton.

Di satu sisi, dari sisi teknologi dan inovasi, sebenarnya PT YIMM sendiri sudah siap dalam memproduksi motor listrik. Namun, pihaknya dikabarkan masih perlu banyak pertimbangan, termasuk dalam soal infrastruktur pendukung dan lain-lain.

“Kalau bicara siap atau tidak, secara teknologi kita punya, bahkan kemarin sudah keluar yang baru di TMS 2019, hanya tinggal persiapan dan waktu yang tepat, dan di Indonesia juga begitu,” katanya.

Terlepas dari itu, pesaing beratnya, Honda PCX pun juga punya pendapat yang tak berbeda jauh. Pasalnya, dikabarkan bahwa pihaknya belum terlalu siap dalam memproduksi kendaraan listrik di Indonesia mengingat masih perlu pertimbangan, terutama dari soal infrastruktur pendukung.