Suzuki Belum Siap Hadirkan Motor Trail di Tanah Air

Suzuki Belum Mau Main Motor Trail di Indonesia – Segmen skutik adalah salah satu model yang begitu laris di Tanah Air. Maka dari itu, tak heran jika produsen skutik di Indonesia cukup berjaya dengan masing-masing skutik andalannya.

Meski demikian, tak bisa dipungkiri bahwa segmen lain pun juga cukup memiliki banyak peminat di Indonesia, seperti segmen motor dual purpose atau yang lebih banyak dikenal sebagai motor trail. Bahkan, beberapa produsen kendaraan roda dua pun sudah mulai mengembangkan sekaligus memproduksi motor ini. Seperti Kawasaki, Yamaha, dan Honda.

Suzuki Belum Mau Main Motor Trail Di Indonesia

Lantas, kira-kira bagaimana dengan PT Suzuki Indomobil Sales (SIS) selaku agen distributor resmi Suzuki di Indonesia? Tentu saja, pertanyaan ini tak jarang dilontarkan oleh publik mengingat ketiga pabrikan pesaingnya memiliki produk motor trail yang saling bersaing.

Terkait dengan hal tersebut, dalam hal ini Yohan Yahya selaku 2W Sales & Marketing Departement Head PT SIS sempat memberikan komentar jawaban. Dimana, ia mengatakan bahwa pihaknya mengakui bahwa hampir semua brand sudah masuk di dual propose. Namun, ada hal lain bagi PT SIS yang patut dipertimbangkan.

“Ada pertimbangan dan perhitungan. Kita tahu dual propose marketnya masih terbatas dan ini menjadi salah satu pertimbangan buat kita. Bukannya kita tidak mau masuk di pasar yang telah didahului oleh 3 merek lain. Kita akan me-review tahun ini dan kita akan tetap memperhatikan kondisi atau market dual porpose,” ungkap Yohan.

Saat ini, Yohan mengatakan bahwa pihaknya lebih terfokus untuk memaksimalkan penjualan produk yang saat ini mendominasi segmen kendaraan roda dua di Indonesia, yakni skutik. Karena, bagi Suzuki saat ini pasar skutik Tanah Air sedang mulai tumbuh secara perlahan meski sempat anjlok di beberapa tahun terakhir ini.

“Kita masih terus mengamati apa yang akan terjadi dan tentunya kita akan berusaha masuk ke sini, hanya masalah waktu saja. Tahun 2020 ini kita melihat apakah pasar masih sama seperti tahun lalu. Jadi kita akan tetap berusaha mempertahankan market. Serta tentunya melakukan penyegaran produk baru yang nanti kita akan luncurkan,” pungkas Yohan.