GIIAS 2020 di Surabaya Ditunda

Tekan Sebaran Virus Corona, GIIAS 2020 Ditunda Sementara – Menginjak pertengahan April 2020, telah terkonfirmasi bahwa pihak Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia atau Gaikindo secara resmi telah menunda ajang pameran GIIAS tahun 2020 ini. Ajang tersebt sebenarnya akan dibuka mulai 20-29 April 2020 yang berlokasi di Grand City Convex, Surabaya.

Penundaan GIIAS 2020 tersebut agaknya juga dipengaruhi oleh beberapa faktor. Salah satunya soal kondisi penyebaran virus Corona (Covid-19) yang saat ini menjadi pandemi global dengan persebaran yang kini kian meluas di Indonesia. Hal tersebut tentu menjadi alasan paling utama bagi Gaikindo dalam menunda pameran kendaraan tahunan tersebut.

Tekan Sebaran Virus Corona, GIIAS 2020 Ditunda Sementara

Tak sampai di situ saja, penundaan ajang pameran GIIAS 2020 ini juga tak lepas dari kebijakan pemerintah sendiri yang telah memutuskan jika pandemi Covic-19 ini adalah bencana non-alam yang membuat pemerintah mengarahkan adanya larangan masyarakat untuk mengadakan aktivitas keluar kota maupun turut hadir dalam sebuah acara dengan banyak orang. Maka dari itu, pihak Gaikindo pun turut andil dalam menjalankan arahan dari pemerintah tersebut.

“Selain itu telah dikeluarkannya kebijakan pemerintah Jawa Timur yang meliburkan seluruh kegiatan sekolah,” begitu ungkap Ketua Umum Gaikindo, Yohannes Nangoi belum lama ini pada Senin (16/3/2020).

Sementara itu di lain sisi, pada saat disinggung soal jadwal mengenai kapan GIIAS Surabaya akan digelar tahun 2020 ini, Yohannes sendiri masih enggan memberikan banyak komentar. Ia juga sempat memberikan pernyataan bahwa untuk saat ini pihak Gaikindo masih harus melihat perkembangan virus Covid-19. “Kami masih belum tahu,” ujarnya.

Sebagai salah satu upaya mencegah meluasnya penularan Covid-19, tentu saja keputusan soal punundaan ini diharapkan Gaikindo sebagai langkah terbaik untuk melindungi semua pihak. Dengan kata lain bahwa Yohannes sendiri sangat berharap bahwa keputusan terkait penundaan ajang GIIAS 2020 ini bisa dimengerti oleh semua pihak demi keselamatan bersama.