Proton Disarankan Membuat Mobil Pedesaan

Proton disarankan membuat mobil pedesaan – Sebelum Proton membuka hubungan kerjasama dengan PT Adiperkasa Citra Lestari ternyata Proton sudah melakukan pembicaraan terlebih dahulu pada Indomobil. Pembicaraan Proton tersebut berkisar mengenai kesiapan untuk melakukan kerjasama antar dua pabrik beda negara tersebut. Pada waktu itu Komisaris Indomobil Subronto Laras telah dipanggil untuk bertemu secara langsung dengan Chairman Proton Mahathir Mohamad. Bagiamanakah konsep kerjasama yang dilakukan Proton tersebut? Apakah termasuk sudah membahas kesepakatan untuk membuat mobil bersama?

proton disarankan buat mobil pedesaan“Saya sudah bertemu langsung dengan manajemen Proton sekaligus Mahathir Mohamad. Mereka (pihak Proton) mempresentasikan mengenai detail dari kekuatan Proton pada saat ini. Nah setelah melalui diskusi yang panjang saya menyarankan kepada mereka untuk langsung menjajal pasar kelas menengah ke bawah yang banyak sekali peminatnya ditanah air,” papar Subranto Laras, kepada wartawan pada saat peremsian dealer Suzuki Indomobil Multi Trada di Karawaci, Tangerang.

Subronto menjelaskan kepada para awak media yang mengerubunginya jika beliau meminta pihak Proton untuk melaksanakan ide yang pertama kali dicetuskan oleh Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) pada beberapa waktu lalu mengenai mobil pedesaan. “SBY sendiri pernah mencetuskan untuk membuat mobil-mobil pedesaan dengan harga maksimal Rp 40 juta, celah tersebut akan sia-sia jika tidak bisa diambil Proton untuk mengincar segmen entry level di pasar nasional.”

“Sebenarnya tidak bisa dibilang mudah untuk membuat sebuah mobil pedesaan karena bandrol harganya yang terlampau murah sehingga memaksa vendor untuk memangkas habis-habisan biaya produksi yang mereka canangkan. Namun ada keunggulan tersendiri karena pasar tersebut masih sangat terbuka dan belum ada pabrikan otomotif yang berani memasukinya. Kemudian apabila menerjang pasar low entry masih ada segmentasi low MPV yang bisa dicoba karena peluangnya juga cukup besar meskipun tidak sebesar entry level. Tetapi jika Proton nekat bermain pada segmen sedan maka itu bisa jadi “bunuh diri”karena pangsa pasarnya yang kecil,” jelas Subroto.

Pada pembicaraan tersebut tidak disinggung sama sekali mengenai pengadaan mobil nasional. Proton sendiri pada presentasi tersebut tidak banyak membahas kemungkinan untuk menciptakan mobnas karena mereka tertarik pada pasar konsumen yang lebih besar lagi.  Baca juga Kia Rio 2016 Terbaru dan Keunggulan Mobil Listrik dari Tesla.

Top