Warga Jepang Semakin Anti Pakai BBM. Indonesia Kapan?

Trend Penggunaan Bahan Bakar Alternatif – Dunia otomotif terus berkembang. Namun perkembangan itu tidak hanya dari segi model dan kecanggihan mesin saja lho. Saat ini, jagad otomotif juga sedang mengalami trend penggunaan teknologi ramah lingkungan. Beberapa waktu lalu, Mas Sena pernah mengajak anda membahas soal bahan bakar alternatif. Masih ingat?

orang jepang semakin anti bbm

Saat ini, bahan bakar alternatif memang sedang digadang-gadagang untuk menjadi andalan di dunia oto. Anda pasti sudah cukup tau, bahwa BBM yang mengandalkan fosil, jumlahnya mulai menipis. Selain itu, BBM memang lumayan tidak ramah lingkungan. Maka muncullah berbagai alternatif bahan bakar seperti gas, listrik dan lain-lain. Maka tak heran, jika saat ini mobil dengan mesih yang anti BBM sedang naik daun. Sebut saja spesies seperti mobil listrik. Pabrikan otomotif pun saling adu kecepatan untuk menciptakan mobil dengan tenaga listrik.

Salah satu negara yang sedang menggandrungi mobil listrik adalah Jepang. Bahkan negara tersebut menjadi salah satu negara yang sukses memasarkan sekaligus mempopulerkan kendaraan listrik. Ini terbukti dari jumlah stasiun pengisian mobil listrik yang lebih banyak daripada SPBU. Bayangkan saja…!!! jumlah pengisian mobil listrik di Jepang yang mencakup fast-charger dan pengisian yang terdapat di rumah-rumah pemilik mobil , sudah mencapai 40 ribu unit. Sementara itu, jumlah SPBU yang ada di seantero negara tersebut hanya sebanyak 34 ribu unit. Ini pastinya jadi bukti kalau orang-orang Jepang sudah semakin anti dengan BBM. Lalu, apa yang membuat mereka begitu tertarik dengan mobil listrik?

Dengan menggunakan mobil listrik, biaya yang digunakan jauh lebih murah dan pengisiannya yang mudah diinstalasi dimanapun. Selain itu, pemerintah disana ternyata juga memberi dukungan dengan menciptakan lebih banyak infrastruktur untuk mobil listrik ketimbang mobil konvensional. Pemerintah Jepang butuh waktu hingga puluhan tahun untuk membangun infrastruktur SPBU. Ini sangat berkebalikan dengan  membangun stasiun pengisi daya, yang butuh waktu relatif singkat. Jika sebegitu antusiasnya negara Jepang dengan bahan bakar alternatif, bagaimana dengan Indonesia?

Nampaknya harus diakui kalau rakyat Indonesia masih sangat tergantung dengan bahan bakar fosil. Walaupun sudah mulai muncul tipe-tipe mobil yang menggunakan bahan bakar alternatif di Indonesia, namun gaungnya memang belum terdengar begitu santer. Semantara itu, Pertamina sendiri sebenarnya tengah mengembangkan berbagai bahan bakar alternatif di Indonesia sepertii Bio-Diese, bahan bakar dari lumut atau Algae to Oil, dan Diesel Emulsion. Kapan masyarakat Indonesia akan benar-benar lepas dari BBM? Kita tunggu saja. Baca juga Ducati Rilis Desmosedici GP15 dan Kantong Udara pada Mobil.

 

Top