Investasi Rp.100 Miliar untuk Kembangkan Esemka

Investasi untuk Kembangkan Mobil Esemka – Masih ingat dengan mobil Esemka? Benar…!!! Mobil karya anak bangsa yang masih duduk di jenjang sekolah itu, memang sempat sangat santer terdengar. Esemka tadinya juga disebut-sebut bakal jadi calon kuat Mobil Nasional. Namun namanya tiba-tiba ditenggelamkan oleh merk asal Malaysia—Proton. Tapi jangan salah, Esemka belum benar-benar dilupakan. Bahkan Presiden Jokowi ingin Esemka dikembangkan menjadi kendaraan rakyat untuk kebutuhan pedesaan atau perkebunan.

investari besar untuk mengembangkan esemka

Nah, untuk mewujudkan proyek tersebut, ternyata sudah ada pihak yang siap menjadi investor. Garansindo Inter Global (GIG) menyatakan siap bila diminta menggelontorkan investasi untuk pengembangan mobil Esemka. Hal itu diungkapkan oleh bos GIG,  Muhammad Al Abdullah, ketika menanggapi kabar pertemuan Presiden Joko Widodo dengan menteri terkait dan perwakilan Esemka.

Perwakilan Esemka sendiri telah mengungkapkan, bahwa pihaknya butuh bantuan untuk pengembangan produk. Sebagai perkiraan awal, Esemka butuh setidaknya dana segar senilai Rp 100 miliar. Good news, jumlah tersebut telah mendapatkan lampu hijau dari GIG.

“Rp 100 miliar kami siap. Saya setuju sekali dengan ucapan Menko Perekonomian Sofyan Djalil yang menyebutkan kalau mau menyaingi pabrikan dunia memang sudah telat. Saya mau investasi, diajak join sama Esemka kami siap. Saya mau ketemu dengan pihak Esemka dan Menteri Perindustrian Saleh Husein, untuk mematangkan rencana,” tegas bos GIG, Al Abdullah.

Harapannya,  pernyataan tersebut ditanggapi positif juga oleh pihak terkait, sehingga tujuan untuk lenih memajukan otomotif Indonesia bisa terwujud. Dengan pemanfaatan Esemka untuk kebutuhan pedesaan dan perkebunan di Indonesia, otomatis pamor mobil tersebut akan kembali naik. Namun, Al Abdullah menjelaskan, bahwa konsep Esemka akan dibuat beda dari merek otomotif asing di Indonesia. Mobil hasil rakitan siswa Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) ini akan mengincar marketshare tertentu dan bukan untuk menjadi pesaing otomotif dunia. Jadi, mobil Esemka akan kembali moncer, namun tidak akan kehilangan “rasa asli” sebagai produk lokal.

Menurut Mas Sena, ini menjadi hal yang sangat baik, mengingat Indonesia masih punya banyak lahan pedesaan dan perkebunan. Otomatis, Esemka akan menjadi lebih bermanfaat kan?

Jika dilihat dari kacamata pebisnis, tentu GIG melihat peluang di Esemka. Namun Al Abdullah mengatakan, kepentingan dari project ini tidak semata-mata mencari untung.

“Kita harus punya visi memiliki mobil produk lokal, suatu kendaraan produksi dalam negeri dan punya anak bangsa,” kata Al Abdullah.

Garansindo Inter Global atau GIG sendiri merupakan perusahaan punya jam terbang tinggi di mobil premium. Di Indonesia,  perusahaan ini memegang merek Fiat-Chrysler dan sepeda motor listrik Zero. baca juga SUV Lexus Termurah Segera Dipasarkan Di Indonesia dan Dimas Ekky Pratama Pembalap Andalan AHM Indonesia.

 

Top