Ini Lho Penyebab Suara Knalpot ‘Nembak-nembak’

Penyebab Suara Knalpot Nembak-nembak – Mungkin bagi anda yang merupakan pengguna kendaraan roda dua atau sepeda motor untuk mengantar ketempat tujan saat beraktivitas tiap hari. Baik itu sepeda motor dengan teknologi lawas yakni menggunakan karburator konvensional ataupun teknologi baru yakni menggunakan system Fuel Injection, seringkali mendapatkan masalah-masalah tertentu saat motor tersebut di gunakan. Salah satunya adalah masalah mengenai terdengarnya suara meledak-ledak atau bisa juga seperti terdengar nembak-nembak pada saat digunakan setiap saat. Tentu saja jika pengendara atau biker yang sayang akan kendaraan roda dua mereka maka akan sangat khawatir sekaligus juga mengganggu kenyamanan saat berkendara. Lantas apakah yang menyebabkan hal tersebut dapat terjadi? Simak ulasan singkatnya berikut ini.

Ini Lho Penyebab Suara Knalpot ‘Nembak-nembak’

Seperti kita ketahui gejala meletup-letup, meledak-ledak atau menembak-nembak yang biasanya terjadi saat posisi selongsong gas motor habis ditarik dan di ulur tersebut merupakan efek ‘Knocking’.

Meskipun motor memiliki teknologi baru yakni system Injeksi bukan tidak mungkin kendaraan jenis tersebut terlepas dari efek tersebut. Memang dalam hal ini sepeda motor yang masih memiliki teknologi konvensional yakni masih menggunakan karburator lebih rawan terjadi efek ‘Knocking’. Sehingga jika hal tersebut terjadi maka pengguna harus cepat-cepat untuk mengecek ke bengkel terpercaya disekitar anda.

Diketahui efek ‘Knocking’ atau menembak-nembak yang dihasilkan dari lubang buang knalpot kendaraan bermotor dikarenakan kurang optimalnya campuran pembakaran antara bahan bakar dengan oksigen. Oleh karena itu jika motor mengalami kondisi ini maka harus diatur sesuai dengan teknologinya masing-masing. Untuk motor berteknologi lawas konvensional yakni karburator dapat menyetingnya dengan cara manual di karburatornya. Sedangkan untuk motor beru yang memiliki teknologi injeksi maka harus diserahkan ke bengkel resmi terdekat yang memiliki alat diagnostic tool yang memadai. Dimana dengan alat tersebut mekanik dapat mengatur campuran antara bahan bakar dengan oksigen sehingga memberikan pembakaran yang pas dan tidak menimbulkan efek ‘Knocking’. Selain itu, bisa juga masalah packing knalpot yang tidak sempurna atau mengalami kebocoran juga dapat menghasilkan efek ini. Nah dengan kondisi tersebut maka, pemiliki kendaraan bermotor roda dua direkomendasikan agar selalu merawat motor-masing masing secara berkala agar tidak mendapatkan masalh yang tidak di ingikan. Baca juga Jupiter MX 135 Tergantikan Jupiter MX King  danServis Skutik Vespa di Bengkel Umum Begitu Berisiko.

Top