Telat Bayar Pajak Kendaraan? Ada Info Penting Untuk Anda

Keterlambatan Pembayaran Pajak Kendaraan – Menurut Mas Sena, sebenarnya menjadi pemilik kendaraan itu gampang-gampang susah. Banyak aspek yang harus diperhatikan. “Kesehatan” kendaraan, jelas wajib diperhatikan. Hal ini demi keselamatan anda saat berkendara. Peraturan lalu lintas juga wajib ditaati. Hal itu juga berkaitan dengan keselamatan saat mengemudi. Masih banyak hal lain yang harus diperhatikan, termasuk juga urusan pajak kendaraan.

denda keterlambatan pajak kendaraan

Kadang kita menyepelekan pajak kendaraan. Bahkan tak jarang kita berpikir bahwa pemerintah hanya membebani masyarakatnya melalui pajak. Jangan salah sangka dulu…!!! Uang yang kita bayarkan untuk ajak kendaraan, selanjutnya akan digunakan untuk pembangunan infrastruktur jalan. Anda pastinya juga enggan kan berkendara di jalanan yang rusak sana-sini? Tapi, apakah anda sudah tepat waktu membayar pajak kendaraan?

Info yang berikut ini penting, terutama untuk anda yang suka nelat alias sengaja terlambat membayar pajak, karena alasan ini itu. Tak bosan-bosannya, Divisi Humas Mabes Polri, melalui akun Facebooknya, membagikan info penting bagi memiliki kendaraan bermotor pribadi, soal keterlambatan pembayaran. Dalam sosialisasi tertulis itu, terdapat cara-cara cepat untuk menghitung jumlah denda yang harus dibayar, jika anda telat membayar pajak kendaraan bermotor. Penghitungan tersebut akan disesuaikan dengan lamanya waktu keterlambatan pembayaran.

Untuk anda yang terlambat membayar pajak kendaraan bermotor,  pemerintah masih ada toleransi satu hari kerja untuk keterlambatan pembayaran pajak kendaraan Contohnya, jika pembayaran jatuh tempo pada tanggal 20, maka masih ada toleransi untuk menyelesaikan pembayaran hingga tanggal 21 dan denda baru akan berlaku mulai tanggal 22.

Namun jika masa berlaku surat kendaraan anda habis pada hari Sabtu, maka denda baru diberlakukan pada hari Selasa, mengingat hari Minggu adalah hari libur.

Dalam sosialisasi tersebut, Divisi Humas Mabes Polri  juga menginformasikan besarnya pajak yang harus dibayar, jika masa toleransi tersebut telah lewat.

Untuk kasus tersebut, jika masa toleransi tersebut diabaikan, maka denda akan diberlakukan sebesar 25 persen dari pokok pajak. Namun jika lebih dari sebulan tidak dibayarkan, maka pemilik akan dikenakan denda tambahan sebesar 2 persen dari pokok pajak per bulannya.

Sementara itu, pemerintah mematok denda maksimal sebesar 48 persen atau tidak dibayarkan selama dua tahun. Maksudnya, jika lebih dari dua tahun tidak dibayarkan, maka besaran dendanya tetap 48 persen. Denda ini berlaku sama baik untuk kendaraan roda dua dan roda empat. Nah, daripada anda menumpuk denda pajak, lebih baik membayar dengan on time kan? Baca juga Emisi Gas Buang Mesin Bensin Lebih Berbahaya daripada Mesin Diesel dan Pengaruh Dollar Pada Penjualan Motor.

 

  • faruk

    maaf pak,mau nanya?temen punya kendaraan tapi pajak mati bahkan stnk juga mati kurang lebih 6thn,itu untuk dendanya tetap 48% atau lebih???

  • Codeth

    Kalo angka 48% ini bisa dikonfitmasi ke samsat tiap daerah ga pak? Atau hanya wilayah tertentu aja? Thx

Top