Jangan Sepelekan Ban Motor Anda…!!!

Yang Perlu Diperhatikan Soal Ban Motor – Bro and Sist masih rajin berkendara? Sebaiknya, jangan sekali-kali menyepelekan ban motor anda. Komponen yang satu ini memiliki banyak sekali fungsi yang begitu penting.  Ban menjadi bagian utama untuk menyangga beban pada tunggangan anda. Selain itu, bagian ini menjadi pengontrol arah kendaraan. Ban meneruskan gaya gerak dan pengereman di permukaan jalanan, selain juga meredam getaran dari kendaraan di permukaan jalan. Masih banyak lagi kegunaan bagian kendaraan yang satu ini. Pada intinya, ban sedikit banyak menjadi faktor penentu keselamatan pengguna motor, saat berkendara.

yang harus diperhatikan soal ban motor

Oleh sebab itulah, Bro and Sist harus care, terhadap komponen yang satu ini, tanpa mengesampingkan bagian yang lain juga. Nah, untuk bisa lebih memberi perhatian pada ban motor anda, pastinya perlu diketahui juga hal-hal yang harus dicermati dari bagian tersebut. Berikut ini, Mas Sena berikan detailnya untuk Bro and Sist.

Tekanan Ban

Bro and Sist pasti sangat bisa merasakan, performa motor anda akan menurun, ketika tekanan pada bannya pun berkurang alias kempes. Selain bikin motor jadi boros dan lelet, dampak negatif yang bisa disebabkan dari kurangnya tekanan angin dapat mengancam keselamatan anda ketika berkendara. Padahal untuk hal yang satu ini, kita hanya butuh waktu beberapa menit, untuk melakukan pengecekan. Bicara soal tekanan ban, ada perbedaan tekanan untuk ban depan dan belakang. Tekanan untuk ban depan pada umumnya berkisar antara  29- 30 Psi. Sementara itu, tekanan untuk ban belakang, pada umumnya adalah 32-33 Psi. Jika ban digunakan dengan tekanan yang kurang dari standar normal bisa memperpendek usia pakainya. Karena itu, jangan lupa mengecek dan memperbaiki tekanan ban sepeda motor secara periodik. Penggunaan nitrogen, juga lebih disarankan untuk mengisi ban. Seperti yang sudah pernah Mas Sena bahas pada artikel terdahulu, dengan molekul Nitrogen yang lebih besar, maka potensi kebocorannya akan lebih rendah. Ban juga tidak cepat panas dan peformanya menjadi stabil.

Ukuran Ban

Ini yang kadang disepelekan. Banyak pengguna motor, terutama anak muda yang mengganti ban motornya dengan ban berukuran kecil. Ada juga yang menggunakan ban dengan ukuran lebih besar, saripada yang ditentukan pabrikan motor. Jangan salah, ini juga akan berpengaruh pada performa berkendara anda. Ban dengan ukuran lebih besar dapat menyebabkan traksi berlebihan, sehingga mengurangi performa motor atau menghambat laju kendaraan. Sementara itu, ukuran ban yang lebih kecil, dapat menyebabkan sulitnya proses pengendalian motor saat belok atau menikung. Pastinya, pabrikan yang memproduksi motor anda, jauh lebih tau, ukuran yang pas untuk menopang beban kendaraan anda.

Ketebalan Ban

Ban yang sudah tipis, pastinya akan sangat berbahaya saat mengaspal. Maka, jangan lupa untuk mengecek ketebalan ban. Yang harus dilakukan hanyalah dengan melihat TWI (Tread Wear Indicator), yaitu tanda yang dibuat pabrikan untuk mengecek ketebalan. Jika kode segitiga yang ada ditarik lurus ke bagian tengah telapak ban, akan ditemukan indikator. Jika ketebalan ban sudah sejajar dengan indikator tersebut, maka tak usah menunda untuk mengganti ban motor anda. Baca juga Keuntungan Mengisi Ban dengan Nitrogen dan Ban Tubeless vs Ban Tubetype.

Top