Mazda Indonesia Masih Impor Mobil dari Jepang dan Thailand

Mazda Indonesia Masih Betah Impor Mobil – Saat ini diketahui bahwa produsen mobil asal Jepang yakni Mazda yang berada di Indonesia memang masih mengimpor produk mobil mereka secara utuh atau Completely Build Up (CBU) dari negeri sakura dan negeri gajah putih. Padahal kondisi ini sangatlah  berbeda dengan berbagai pabrikan otomotif yang berada di Indonesia lainnya, yang mana berbagai pabrikan otomotif baik itu memproduksi mobil maupun motor mereka memiliki pabrikan produksi di Indonesia untuk dapat menekan biaya produksi dan menghasilkan harga jual yang baik untuk konsumen maupun pihak pabrikan.

Mazda Indonesia Masih Impor Mobil dari Jepang dan Thailand

Seperti yang dikatakan oleh pihak Mazda Indonesia yakni Astrid Ariana Wijana selaku Senior Marketing Manager PT Mazda Motor Indonesia melalui detikOto, Selasa (31/03/2015) mengatakan bahwa pihaknya memang belum memiliki rencana untuk mendirikan pabrik perakitan di Indonesia. Padahal diketahui dengan didirikannya pabrik perakitan di Indonesia maka harga mobil Mazda yang dipasarkan di tanah air tentu akan lebih bersaing dengan merk lainnya.

Beliau mengatakan bahwa Mazda Motor Corporation memiliki kebijakan untuk mendirikan pabrik di beberapa negara. Menurutnya jika Mazda akan mendirikan pabrik di suattu negara maka kondisi pasar otomotif khususnya mobil di negara tersebut haruslah dalam keadaan stabil. Nah saat ini diketahui pasar otomotif Indonesia memang belumlah sepenuhnya stabil yang membuat Mazda Motor Corporation belum memiliki niat untuk mendirikan pabrikan mereka di negara ini.

Lebih lanjut lagi pada dasarnya jika ingin membangun pabrik baru di suatu negara pasar otomotif haruslah sehat agar tidak membebani principal. Dimana jika pabrikan sudah tercipta maka harus memproduksi mobil minimal berjumlah 100.000 unit pertahunnya. Padahal Mazda Indonesia pada tahun 2014 lalu hanyalah menjual mobil mereka sebanyak 9.000 sampai dengan 10.000 unit saja. Angka tersebut menyumbangkan prosentase penjualan Mazda sebanyak 5.4 persen pada pasar global. Secara pasti pihak Mazda Indonesia maupun Mazda Global menyatakan bahwa mereka belum ada rencana untuk membangun pabrik perakitan mobil mereka di Indonesia karena masih kurang meyakinkannya industry otomotif di Indonesia. Baca juga Toyota Refresh Desain Produknya dan All-new Alphard Makin Irit BBM dan Makin Mewah. Baca juga Toyota Refresh Desain Produknya dan All-new Alphard Makin Irit BBM dan Makin Mewah.

Top