Mobil Otonom Google Lebih Aman Bagi Pejalan Kaki

Mobil Otonom Google Dilengkapi Airbag pada Bumper – Teknologi mobil otonom, atau yang bisa menyetir sendiri, nampaknya semakin serius digarap. Berbagai pabrikan pun mulai getol menggarap mobil yang diprediksi mendominasi masa depan ini. Setelah kerjasama Nissan dan NASA,  Volvo pun ikut tertarik untuk terjun ke produk mobil otonom. Bahkan perusahaan tersebut akan menguji coba teknologi mobil otonom pada 100 unit model SUV CX9.  Yang tak mau kalah adalah raksasa teknologi—Google. Perusahaan tersebut bahkan mendesain mobil otonom atau autopilotnya dengan lebih aman dan ramah pejalan kaki. Penasaran?

mobil otonom google ramah pejalan kaki

Mobil yang bisa berjalan sendiri ke tempat tujuannya saja, sudah begitu menakjubkan. Apalagi jika dilengkapi teknologi yang memadahi.  Paham betul soal itu, Google akan melengkapi mobil otonomnya dengan fitur keamanan airbag. Teknologi airbag sendiri, memang bukan hal yang baru di dunia oto. Airbag disematkan pada mobil, untuk bisa digunakan pada keadaan darurat. Benda semacam balon yang bisa mengembang ini, akan membantu mengurangi resiko fatal kecelakaan, pada pengendara dan penumpang mobil.

Namun, airbag pada mobil otonom Google ini berbeda. Tak melindungi pengemudi dan penumpang saja, namun airbag tersebut  juga melindungi pejalan kaki. Tak tanggung-tanggung, fitur airbag luar itu pun sudah dipatenkan. Posisi airbag yang dimaksud adalah diletakkan di bumper atau bagian paling depan dari mobil. Sementara itu, Bumper depan pun juga akan dipasangi beberapa airbag. Dengan begitu, di bagian mana pun terjadi benturan dengan pejalan kaki, makan pejalan kaki akan tetap lebih aman aman. Nantinya, fitur ini tidak hanya bisa digunakan untuk mobil otonom besutan Google. Pabrikan lain pun, akan diperbolehkan menggunakan teknologi ini.

“Material airbag akan menggelembung untuk menghindari pejalan kaki terpental,” demikian isi penjelasan dari paten yang dikeluarkan oleh Google.

Menyoal tentang waktu terwujudnya mobil canggih yang ramah pejalan kaki ini, Google berharap  sudah dapat mewujudkannya dalam dua sampai lima tahun mendatang. Hingga saat ini, teknologi mobil otonom sendiri masih ada pada tahap uji coba. Selain itu, berbagai perbaikan pun dilakukan disana-sini. Terbaru, Delphi Automotive mengirimkan Audi SQ5 yang telah dikonversi menjadi mobil otonom dari  Fransisco ke New York City, selama delapan hari. Baca juga Mobil Otonom Akan Diuji Jarak Jauh dan Mobil Otonom Kurangi Resiko Kecelakaan 90%.

Top