Perhatikan Ini, Jika Ingin Pakai Ban Moge Untuk Motor 250cc

Memakai Ban Moge Untuk Motor 250cc – Seperti yang sudah Mas Sena infokan, pabrikan ban—Michelin Indonesia, baru saja meluncurkan produk baru. Kali ini, ban yang diberi nama Pilot Road 4 itu, khusus untuk sepeda motor 600cc ke atas. Produk baru itu, didesain dengan konstruksi yang mampu memberikan daya cengkeram lebih kuat. Usia pakainya pun diklaim  20 persen lebih lama ketimbang produk sebelumnya. Pilot Road 4 juga begitu tangguh, ketika mengaspal di jalanan licin basah atau pun full wet, berkat teknologi XST+. Bahkan,  ban radial premium ini diklaim bisa digunakan untuk sepeda motor dengan kapasitas mesin lebih kecil, atau 250cc ke atas. Hal tersebut memang bisa dilakukan. Namun ada hal-hal yang harus Bro and Sist perhatikan. Seperti apa? Mas Sena punya infonya.

syarat menggunakan ban moge untuk motor 250cc

Pada pemasaran ban Pilot Street Radial, Michelin mendapatkan sebuah pengalaman menarik. Ban tersebut memang ditujukan untuk motor 250cc ke atas. Namun pada praktiknya, konsumen sepeda motor di kelas bawahnya, yakni 150cc, menggunakannya sebagai ban harian.

”Street Radial banyak dipakai anak-anak CBR150R, V-ixion, Byson, bahkan Bajaj. Tidak ada masalah, tapi ada syaratnya,” ucap Country of Sales & Marketing 2Wheels Division Michelin Indonesia, Bayu Surya Pamugar Sugeng.

Pengalaman itulah, yang membuat Michelin yakin, bahwa Pilot Road 4, bisa mendapatkan perlakuan yang sama. Dengan catatan, ada hal-hal yang memang benar-benar harus mendapatkan perhatian lebih, jika ban untuk sepeda motor berkapasitas lebih besar dipakai pada tunggangan ber-cc lebih kecil.

Advertisement

Hal pertama yang harus benar-benar diperhatikan adalah ukuran pelek. Jangan melakukan pemaksaan, untuk pelek yang ukurannya lebih kecil. Bayu menjelaskan, bahwa ban yang dipasang pada pelek yang kekecilan, akan membentuk donat. Jika hal tersebut terjadi, justru performa ban tidak akan maksimal. Hal itu pun justru membahayakan pengguna motor.

Selain ukuran pelek, Bro and Sist juga harus memperhatikan tekanan angin. Saat tekanan ban terlalu banyak, si karet bundar cenderung licin. Jika hal tersebut dipaksakan, ban akan melebar. Sementara itu, aaat anginnya kurang, ban akan cepat habis. Hal tersebut disebabkan karena beban tak sesuai dengan ukuran dinding ban. Baca juga Michelin Luncurkan Ban Khusus Motor 600cc Keatas dan Ban Gendut Mizzle Muncul Tahun Depan.

 

Top