Mengenal Lebih Dekat R93 :  Ban Khusus Cornering Ala Corsa

Ban Khusus Cornering Corsa R93 – Belum lama ini, pabrikan Corsa meluncurkan tipe-tipe ban baru. Merujuk pada nomer-nomer andalan para pebalap MotoGP, maka ketiga besutan baru itu diberi nama R26, R93, dan R99. Ketiganya merupakan luncuran baru yang mengusung seri Corsa Platinum. Ketiganya memang diperuntukkan bagi motor-motor premium, alias motor dengan mesin 250 cc. Nah, kali ini Mas Sena bakal mengajak Bro and Sist untuk mengenal lebih dekat tipe R93.

mengenal lebih dekat corsa r93

Corsa mengklaim bahwa Corsa Platinum tipe R93, merupakan ban khusus cornering. Mungkin hal tersebut sedikit banyak dipengaruhi juga oleh gaya meniking andalan si Baby Alien, alias marc marquez. Gaya menikungnya di sirkuit memang sedang menjadi trend baru di MotoGP. Untuk mengcover kebutuhan cornering, R93 memang didesain dengan fitur-fitur pendukung. Diantaranya adalah bentuknya yang lebar.

“Profil bannya lebar yang cocok buat cornering. Selain itu ban ini juga punya fitur tambahan untuk pecinta cornering. Ada indikator kemiringan menikung yang langsung terpasang pada ban. Dibagi menjadi tiga kelas yakni novice, pro dan master. Jangan lewat dari indikator itu kalau sedang cornering. Nanti cium aspal,” ucap Salomon Manalu, Brand Manager Corsa sambil bercanda kepada awak media.

Indokator yang dimaksud oleh Salomon merupakan tiga garis, yang menunjukkan level seberapa jago penunggangnya saat manuver ala MotoGP. Indikator yang dinamai ‘angle indicator’ itu memiliki pembagian angka 1-2-3 .Tiga garis itu akan menjadi batas untuk melihat gesekan. Jika gesekan terlihat berada semakin mendekati garis paling luar (ada tiga garis level di kiri dan tiga di kanan), maka sang rider bisa disebut sangat jago saat bermanuver ala MotoGP. Selain desain lebar dan ‘angle indicator’ yang cocok untuk cornering, Corsa R93 juga punya kembangan berbeda untuk ban depan dan belakangnya. Kenapa harus seperti itu ya?

Menurut uji coba yang dilakukan oleh Corsa, kembangan yang berbeda ternyata cukup jitu dalam mengatasi genangan air. Performanya pun menjadi lebih baik untuk melakukan cornering, seperti harapan awal.

“Kembangan ban depan dan belakang dibuat berbeda, arah putarannya juga berbeda. Kenapa? Setelah kami coba, ketika kembangan searah, ban depan cenderung terlempar. Ketika melibas air, dia cenderung terlempar. Setelah adanya perbedaan kembangan, ketika melibas tikungan, ban belakang tetap diam,” ujar Firdan Mulia, Technical Support Section Head PT Multistrada Arah Sarana.

Dengan adanya kembangan yang berbeda antara ban depan dan belakang pada tipe R93, ternyata manuver motor ketika menikung pun lebih mudah. Jadi, R93 memang sangat sesuai untuk motor 250 cc, yang pengendaranya hobi menikung ala Marquez.

Mengingat ban ini dipasangkan untuk sepeda motor 250 cc, maka daya geraknya pun memerlukan kesesuaian. Alhasil, dengan adanya perbedaan kembangan dan arah, manuver pun menjadi lebih mudah. Baca juga Pabrikan Ban Beramai-ramai Sasar Pasaran 250cc dan Ban Gendut Mizzle Muncul Tahun Depan.

 

 

 

 

 

Top