Kawasaki Dua Tak Benar-benar Akan Hilang Dari Jalanan Indonesia?

KMI Punya Waktu Hingga Juli Untuk Solusi Motor Dua Tak – PT Kawasaki Motor Indonesia (KMI) memang sedang galau. Bagaimana tidak, mulai Agustus 2015 mendatang, pemerintah Indonesia hanya akan mengizinkan pemasaran sepeda motor dengan standar emisi Euro3. Hal itu sesuai dengan Peraturan Menteri Lingkungan Hidup (PMLH) Nomor 23/2012 tentang perubahan atas PMLH Nomor 10/2012 tentang Baku Emisi Gas Buang Kendaraan Bermotor Tipe Baru Kategori L3. Otomatis, motor-motor besutan Kawasaki yang bermesin dua tak,  terancam tidak bisa dipasarkan lagi di Indonesia. Semakin mendekati Agustus, Kawasaki Indonesia pun masih terus menyelami kemungkinan motor bermesin dua tak-nya, untuk terus bisa melenggang di jalanan Indonesia.

kawasaki dua tak benar benar akan hilang

Bro and Sist pasti sudah cukup mengenal tipe-tie andalan Kawasaki yakni Ninja 150S, Ninja 150R, dan Ninja 150RR. Melihat mesinnya, ketiga tipe itu memang masih mengandalkan konfigurasi mesin dua tak. Sementara mesin dua tak hanya hanya memenuhi standar emisi Euro2. Itu artinya, standar yang harus dipenuhi, belum bisa dicapai oleh motor-motor tersebut. Pihak Kawasaki pun telah melakukan serangkaian studi mendalam soal kemungkinan motor-motor bermesin dua tak miliknya, tetap melenggang di Indonesia. Bagaiman hasilnya?

Wakil Kepala Departemen Penjualan dan Promosi KMI Michael Chandra Tanadhi menjelaskan, perusahaan sudah melakukan studi mendalam soal teknologi baru yang bisa digunakan pada sepeda motor dua tak Kawasaki. Namun, sepeda motor bermesin dua memang tak bisa masuk ketentuan standar yang ditetapkan untuk emisi Euro3. Adalah standar kebisingan yang menjadi ganjalan.

“Semua studi sudah dilakukan sejak lama, bahkan kami sudah berhasil membuat kadar Karbondioksida (CO2), sesuai Euro3. Semuanya sudah lolos, cuma tinggal satu hal saja yang masih belum lolos, adalah soal tingkat kebisingan,” ujar Michael.

separator

Motor-motor dua tak dari Kawasaki, memang memiliki satu ciri khas suara yang lumayan bising. Tapi apakah benar Kawasaki Indonesia sudah pasti akan menyuntik mati ketiga model bermesin dua tak itu? Menanggapi hal tersebut, Michael mengaku masih optimis. Ia mengaku bahwa pihak perusahaan masih  berusaha menciptakan teknologi baru dua tak, yang lebih ramah lingkungan. Michael mengaku, bulan Juli adalah batas waktu untuk melakukan daftar ulang produk ke Kementrian Perindustrian. Jadi, saat ini Kawasaki memang sedang benar-benar berfikir keras untuk motor-motor bermesin dua tak besutannya. Kira-kira, apakah mereka mampu mencari solusinya dalam waktu dekat ini? Baca juga Kawasaki Siap Ciptakan Motor Listrik dan KMI Sediakan Versys 650 dan Versys 1000 Terbaru.

 

Top