MotoGP Argentina 2015 : Strategi Pemilihan Ban Valentino Rossi Berbuah Manis

Strategi Pemilihan Ban Valentino Rossi Berbuah Manis – Kompetisi balap motor kelas wahid sejagat yaitu MotoGP 2015 pada seri ketiga yang berlangsung di sirkuit Termas de Rio Hondo, Argentinya, dini hari tadi, Senin (20/14/2015) waktu Indonesia kembali berlangsung sengit. Sang pembalap kawakan asal Italia yang memiliki julukan “The Doctor” akhirnya keluar sebagai juara pada seri ketiga ini setelah menyentuh garis finish paling pertama. Diketahui salah satu faktor suksesnya Valentino Rossi dalam meraih podium pertama yang kedua kalinya setelah di Losail, Qatar beberapa saat lalu dikarenakan pemilihan ban yang tepat. Ya, Valentino Rossi pada race yang berlangsung siang kemarin waktu Argentina memang menggunakan ban yang kurang menguntungkan pada awal lap, yaitu pemilihan ban hard (keras) pada bagian depan dan extra hard (sangat keras) pada bagian belakangnya. Padahal kebanyakan pembalap lainnya lebih cenderung memilih ban hard untuk pemilihan yang ter keras dibagian belakang. Ternyata meski tidak menguntungkan di awal lap karena ban ini tidak bisa membuat Valentino Rossi langsung berada di row terdepan saat selepas race, tetapi pemilihan ban tersebut membuat keuntungan baginya karena menghasilkan laptime yang stabil. Bahkan lebih cepat di akhir lap beberapa saat lalu. Hal itulah yang membuat Valentino Rossi dapat menyusul barisan paling depan, hingga akhirnya pertarungan dengan Marc Marquez terjadi. Bahkan kecepatan lap time Valentino Rossi yang lebih konsisten, membuat “The Baby Alien” terjatuh saat bertarung dengan The Doctor menjelang 2 lap menuju garis finish.

MotoGP Argentina 2015 Strategi Valentino Rossi Berbuah Manis

Jalannya race MotoGP Argentina sendiri, seperti biasa Marc Marquez melesat meninggalkan para lawannya. Hal tersebut tentu tidak lepas dari pemilihan ban tipe hard untuk roda bagian belakangnya. Pada awal lap, Aleix Espargaro tercatat juga dapat berada pada barisan terdepan bersama Jorge Lorenzo dan lainnya. Namun tentunya kondisi tersebut tidak berlangsung lama. Hingga akhirnya digusur oleh Jorge Lorenzo, Andrea Dovisiozo, Andrea Iannone dan Cal Crutchlow. Valentino Rossi yang memilih ban extra hard memang mau tidak mau harus bertarung satu persatu pembalap lainnya, karena memulai balapan dari posisi ke 8. Hingga akhirnya pertarungan dengan Marc Marquez pun terjadi dan membuat Valentino Rossi keluar sebagai juara seri ketiga MotoGP Argentina 2015 ini.

Advertisement

Sementara diposisi kedua berhasil direbut oleh Andrea Dovisiozo namun dengan jarak yang cukup jauh yakni finish 5.685 detik lebih lambat dibandingkan dengan Valentino Rossi. Serta ditempat selanjutnya berhasil direbut oleh Cal Crutchlow, Andrea Iannone, Jorge Lorenzo, Bradley Smith, Aleix Espargaro, Pol Espargaro, Scrot Redding, Marverick Vinales dan lain-lain. Baca juga FP MotoGP Argentina, Aleix Espargaro Tercepat dan Dukungan Penuh Pol Espargaro Untuk Tim Yamaha Indonesia di ARRC.

Top