Dehidrasi Saat Berkendara Ternyata Sangat Berbahaya

Dehidrasi Saat Berkendara Bisa Berbahaya – Salah satu penyebab tertinggi kecelakaan roda empat adalah faktor kandungan alkohol. Pengemudi yang sedang mabuk memang sangat membahyakan dirinya sendiri dan orang lain. Dalam keadaan mabuk, orang biasanya akan kehilangan kontrol emosi dan pemikiran.

dehidrasi-saat-berkendara-bisa-berbahaya

Namun, baru-baru ini sebuah riset yang dilakukan oleh seorang profesor yang ahli dalam bidang olahraga dan nutrisi, Profesor Ron Maughan, menyebutkan bahwa ada efek lain yang sama bahayanya dengan mengandarai mobil dalam keadaan mabuk alkohol. Faktor penyebab kecelakaan di dunia otomotif yang levelnya sama dengan mabuk alkohol adalah pengendara mobil yang mengalami kehausan atau dehidrasi. Yup! Ternyata kekurangan zat cair dalam tubuh saat mengendarai mobil rupanya mempunyai dampak yang bisa berakibat buruk.

Advertisement

Berdasarkan sebuah studi yang dilakukan di Loughborough University, Profesor Maughan menyimpulkan bahwa seorang pengemudi kendaraan bermotor, terutama mobil, membuat lebih dari dua kali kesalahan dalam mengendalikan kendaraan saat mereka mengalami dehidrasi. Jumlah pengemudi yang membuat kesalahan saat dehidrasi ini sama dengan jumlah kesalahan yang dibuat oleh pengemudi mabuk alkohol.

Profesor Maughan menerangkan bahwa dari hasil temuannya tersebut, ia menyarankan agar pengemudi mobil tetap meminum air putih secukupnya guna menghindari dehidrasi yang bisa mengakibatkan penurunan konsentrasi. Ia melanjutkan, dari riset yang ia dan timnya lakukan, tingkat kesalahan yang dibuat pengemudi dehidrasi adalah sama dengan pengemudi yang di tubunya terdapat kandungan alkohol sebanyak 0,08 persen. Dengan kata lain, seorang pengemudi yang tidak mendapatkan asupan air putih yang cukup memiliki resiko kecelakaan yang sama dengan pengemudi yang sedang mabuk.

Dehidrasi, atau kekurangan zat cair dalam tubuh, sendiri juga bisa berakibat pada gangguan fungsi mental serta perubahan suasana hati. Selain itu, dehidrasi juga berdampak pada menurunnya level konsentrasi seseorang dan dapat memperlemah memori jangka pendek.

Dalam rangkaian tes yang telah dipublikasikan melalui jurnal ilmiah Physiology and Behaviour, para peneliti dari Loughborough University tersebut melakukan tes selama dua hari menggunakan simulator mengemudi yang terintegrasi dengan laboratorium. Baca juga Pelajaran Safety Untuk Pengemudi Truk dan Bus dan Penggantian Premium dan Pengaruhnya Ke Pasaran Otomotif.

Top