Mobil Masa Kini Lebih Mudah Dilacak Kerusakannya

Analisa Kerusakan Mobil Dengan Scanner – Saat ini, zaman memang semakin modern. Maka, tak heran jika berbagai hal bisa dilakukan dengan lebih mudah, bermodal bantuan dari alat atau mesin-mesin canggih. Begitu juga dengan melacak kerusakan pada mesin mobil. Saat melakukan servis mobil, biasanya mas Sena melihat para mekanik, menggunakan alat-alat canggih. Misalnya saja leptop. Bahkan mereka menggunakan alat khusus, untuk mendeteksi bagian-bagian yang rusak.

mobil masa kini lebih mudah dilacak kerusakannya

Saat ini, memang bisa dibilang bahwa kerusakan mobil, lebih mudah untuk dideteksi. Adalah scanner, alat yang membantu para mekanik, untuk mendeteksi kerusakan mobil. Alat tersebut dikoneksikan menggunakan kabel khusus, yang biasanya ”dicolok” pada bagian di bawah setir atau dashboard. Tugasnya adalah memindai berbagai bagian dan membantu mekanik menganalisis kerusakan.

Beruntunglah anda, yang memang menggunakan mobil-mobil “masa kini”. Dalam artian, mobil anda merupakan keluaran tahun 1997 ke atas. Mobil-mobil dengan kriteria tersebutlah, yang kerusakannya bisa diditeksi dengan lebih mudah—menggunakan scanner. Alat bantu tersebut membantu mekanik untuk tidak lagi mencari kerusakan mobil secara manual, terutama untuk bagian kelistrikan.

”Tapi tidak semua bisa dideteksi. Alat ini hanya bisa menganalisa penyebab kerusakan sistem komponen yang diatur oleh ECU. Misalnya pada Camry atau mobil-mobil Eropa, sistem elektrikal, transmisi, ABS, airbag, immobilizer, AC, sampai sistem injeksi dan sensor-sensor di mesin,” ujar Rusdi Sopiandi, pemilik bengkel Fendryss di Jl Raya Pondok Kelapa, Jakarta Timur.

Namun Rusdi menegaskan bahwa kerusakan ”manual”, harus dicari sendiri oleh mekaniknya. Kerusakan “manual” yang dimaksud adalah seperti misalnya bunyi-bunyian kampas rem, oli mampet, atau setir yang belum digerakkan secara elektrik. Sementara itu, sebenarnya keberadaan scanner, belum tentu ada di bengkel-bengkel non resmi.

”Tidak semua bengkel non resmi punya scanner, karena harganya yang cukup mahal. Lagi pula, scanner universal harus di-update untuk membaca teknologi terkini mobil-mobil yang beredar di pasaran. Data software bisa diisi sistem dari semua merek dan tipe mobil,” terang Rusdi.Tentu, untuk menggunakannya, akan dikenakan biaya tambahan jika bukan berupa servis berkala. Baca juga BMW Motorrad dan Alpinestars Kerjasama Ciptakan Airbag Jacket dan Pentingnya Tutup Pentil Pada Ban.

 

 

Top