Prototipe Truk Tanpa Supir Sukses Lewati Uji Coba di AS

Prototipe Truk Tanpa Supir Racikan Daimler-Benz Mengaspal di Jalanan Nevada – Teknologi kendaraan tanpa supir ternyata tak hanya diaplikasikan pada mobil-mobil berukuran kecil saja. Baru-baru ini, perusahaan otomotif Daimler-Benz telah merampungkan proyek prototipe truk tanpa supir yang sukses melewati serangkaian uji coba yang dilaksanakan di Bendungan Hoover, Nevada, Amerika Serikat, pada Selasa (5/5/2015) lalu.

prototipe-truk-tanpa-supir-racikan-daimler-benz-mengaspal-di-jalanan-nevada

Melihat sosok mobil otonom berukuran kecil yang mampu melaju tanpa supir saja mungkin kita sudah terpana. Lalu, bagaimana jadinya jika sebuah truk seukuran kontainer yang begitu besar itu melaju mulus tanpa supir? Layaknya adegan dalam film Transformers, truk besar buatan perusahaan otomotif asal Jerman, Daimler-Benz, tersebut mampu melaju tanpa ada pengemudi yang menjalankannya.

Advertisement

Menurut sang pembuat, kendaraan berjenis semi-truk bernama Frieghtliner Inspiration Truck tersebut menggunakan teknologi yang mengadopsi sistem autopilot pada pesawat terbang. Dengan penyesuaian di beberapa bagian, sistem autopilot yang biasa digunakan pada jet tempur atau pesawat penumpang itu disematkan pada truk racikan Daimler-Benz untuk menjalankan sistem kemudi secara otomatis.

Daimler-Benz menjelaskan bahwa truk berukuran besar tersebut telah dipasangi sensor di seluruh bagian tubuhnya, termasuk sebuah radar di bagian depan yang bisa melihat jalan hingga sejauh 800 kaki.

Seperti dikutip oleh Mashable, truk bernama Frieghtliner Inspiration Truck itu juga dilengkapi dengan kamera yang terpasang di sisi kanan dan kiri bodinya. Kamera berteknologi tinggi tersebut mampu mendeteksi marka jalan dan bisa membaca situasi di jalan guna menghindari mobil-mobil lain. Jadi, truk buatan pabrikan asal Jerman itu tak hanya mampu berjalan sendiri, tapi juga bisa mengetahui aturan-aturan yang berlaku di jalan seperti batas maksimal kecepatan dan sebagainya.

Meski bisa berjalan sendiri, truk revolusioner tersebut tetap membutuhkan manusia di dalam kabinnya. Pihak Daimler menjelaskan bahwa truk otonom buatannya itu tetap butuh orang guna mengendalikan kontrol kemudi otomatisnya. Daimler juga menambahkan, walau teknologi autopilot pada truk buatannya sudah termasuk sangat canggih, namun perangkat kemudi otomatis tersebut belum mampu mendeteksi jalanan yang tergolong rumit sehingga masih butuh bantuan manusia untuk mengatur kemudinya. Baca juga Mobil Otonom Hyundai Mulai Dipasarkan Tahun 2030 dan Mobil Otonom Google Dilengkapi Airbag pada Bumper.

Top