Mobil Terbang Jatuh Saat Diuji Coba

Aeromobil Jatuh Saat Diuji Coba – Telah kita ketahui bersama bahwa beberapa saat lalu di dunia otomotif dihebohkan dengan penemuan mobil terbang terbaru, yang mana mobil tersebut dikembangkan oleh perusahaan otomotif dan penerbangan asal Slovakia. Mobil terbang tersebut bernama Aeromobil, yang memang memiliki kemampuan terbang layaknya sebuah pesawat terbang namun juga dapat melaju dijalanan umum seperti halnya mobil. Ternyata baru-baru ini beredar informasi bahwa mobil terbang bernama Aeromobil ini mengalami nasib naas, yakni terjatuh saat sedang melakukan uji terbang di kota Nitra, sebelah barat Slovakia.

Aeromobil Jatuh Saat Diuji

Mobil terbang ini memang mengalami kerusakan yang cukup parah akibat jatuh saat sedang melakukan uji coba terbang. Beruntungnya sang pengemudi yang juga sekaligus pilot Aeromobil tersebut yaitu Stean Klien dapat selamat atas kejadian naas yang menimpa mobil terbang tersebut, meskipun ia mengalami luka ringan. Nyawa Stefan Klien tertolong karena ia berhasil cekatan keluar dari kabin saat mobil terbang mulai mengalami masalah dan dapat mendarat dengan selamat menggunakan parasut yang ada.

Untuk saat ini memang belum diketahui penyebab jatuhnya AeroMobil ini. Hingga sampai saat ini kejadian naas yang menimpa mobil terbang Sovakia juga masih diselidiki pihak berwenang.

Sekedar informasi saja, AeroMobil 3.0 ini memiliki spesifikasi jeroan yang menggunakan mesin Rotax 912 berkapasitas 1.352cc, dengan konfigurasi mesin Boxer empat silinder. Sudah dilengkapi sistem pendinginan cair dan oli sehingga suhu mesin lebih stabil. Mesin Rotax 912 ini sanggup menyemburkan tenaga sampai 100 tk pada putaran mesin 5800 rpm. Dengan spesifikasi mesin tersebut mobil terbang ini dapat melaju hingga kecepatan maksimal mencapai 160 km/jam di darat dan 200 km/jam di udara. Sedangkan untuk jarak tempuh Aeromobil ini dapat mencapai 700 km di udara dan 500 km di darat. Lalu untuk konsumsi bahan bakar mobil terbang ini mencapai 12,5 km/liter di darat dan 15 liter per jam di udara.

Untuk rangkanya pun memiliki material berbahan baja dan serat karbon sehingga menghasilkan bobot yang ringan. Informasinya sistem kemudi saat mengudara menggunakan sistem autopilot, dan saat di darat dapat dikendarai secara manual.Lalu untuk dimensi dari AeroMobil tergolong kompak, dimana mobil terbang ini hanya bisa dimuati dua penumpang. Untuk detail dari Aeromobil ini  memiliki ukuran panjang 6 meter, lebar 2,24 meter (sayap dilipat), lebar sayap 8,32 meter (saat dibentangkan) dan berat kosong mencapai 600 kilogram. Baca juga Mobil Dodge Terbaru yang Tercepat, Dodge Viper ACR dan Toyota Akan Gunakan Teknologi SKYACTIV Mazda.

Top